Pertarungan Panas di Pemilihan Presiden Barcelona: Laporta vs. Font
Barcelona telah mengumumkan dua kandidat utama presiden yang akan bertarung dalam pemilihan pada 15 Maret mendatang. Joan Laporta, presiden petahana, akan berhadapan langsung dengan Victor Font, yang dianggap sebagai pesaing serius.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Kendati ada beberapa calon lain seperti Marc Ciria, Xavier Vilajoana, dan Joan Camprubi, hanya Laporta dan Font yang berhasil memenuhi syarat dengan pengumpulan tanda tangan dari anggota socios.
Dalam pemilihan ini, setiap calon presiden diwajibkan mengumpulkan minimal 2.377 tanda tangan sah dari anggota socios untuk bisa berkompetisi. Proses tersebut menghasilkan Joan Laporta dengan 7.226 tanda tangan sah dari 8.170 yang terkumpul, sementara Victor Font memperoleh 4.440 tanda tangan sah dari 5.144 yang terdapat.
Langkah ini menunjukkan dukungan signifikan dari para anggota klub, menandai seberapa besar perhatian anggota sosios terhadap masa depan klub tersebut. Keberhasilan dalam mengumpulkan tanda tangan ini menjadi indikasi awal kekuatan masing-masing kandidat.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Pemilihan ini seolah mengulang momen dari tahun 2021, di mana Laporta juga harus berhadapan dengan Font. Meski Laporta berhasil memenangkan pemilihan lalu, tantangan terbesarnya adalah mempertahankan Lionel Messi, yang akhirnya meninggalkan klub terhitung selama masa jabatannya.
Tercatat, di bawah kepemimpinan Laporta, Barcelona meraih dua gelar LaLiga dan satu Copa del Rey. Namun, tidak adanya gelar Liga Champions menjadi catatan penting yang terus membayangi keberhasilan tersebut.
Laporta sudah berpengalaman sebagai presiden klub, tetapi kali ini ia menghadapi tantangan baru dari Font yang memiliki ide-ide segar untuk masa depan Barcelona. Keduanya punya basis pendukung yang kuat, menambah ketegangan menjelang pemilihan.
Dengan Marc Ciria gagal memenuhi syarat, Laporta dan Font menjadi satu-satunya kandidat yang tersisa. Situasi ini membuat praktis semua mata tertuju pada mereka berdua, mempertanyakan siapa yang akan dinyatakan sebagai pemenang pada pemilihan mendatang.
Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: