BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 06 MARET 2026 • 13:20 WIB

Penerapan Sistem One Way di Tol Trans Jawa untuk Persiapan Mudik 2026

Penerapan Sistem One Way di Tol Trans Jawa untuk Persiapan Mudik 2026Penerapan Sistem One Way di Tol Trans Jawa untuk Persiapan Mudik 2026

Sistem one way akan diterapkan di Tol Trans Jawa menjelang musim mudik lebaran 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk kelancaran arus lalu lintas selama periode padat tersebut.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Pemerintah memutuskan untuk memulai rekayasa lalu lintas ini mulai dari 17 Maret hingga 29 Maret 2026, termasuk pengaturan contraflow dan ganjil genap.

Masa Berlaku dan Ruas yang Terkena Dampak

Sistem one way akan berlaku di Tol Trans Jawa untuk arus mudik dari tanggal 17 Maret sampai 20 Maret 2026. Semua lajur akan digunakan untuk kendaraan yang menuju satu arah, dari Jakarta menuju Semarang.

Arus balik akan dilakukan dari tanggal 23 Maret hingga 29 Maret 2026, mengatur lalu lintas kembali dari Semarang ke Jakarta. Kebijakan ini mencakup ruas Tol Jakarta - Cikampek Km 70 hingga Semarang - Solo Km 421, berlaku juga pada saat arus balik.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Tujuan dan Efektivitas Sistem One Way

Tujuan utama dari sistem one way adalah untuk mengurangi kemacetan dan memperlancar lalu lintas saat arus mudik. Dengan penerapan kebijakan ini, diharapkan kendaraan bisa lebih cepat bergerak tanpa terjebak dalam kemacetan.

Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam menurunkan kepadatan lalu lintas, sehingga membantu mempercepat waktu tempuh pengendara. Kepolisian akan menyesuaikan implementasi sistem ini berdasarkan kondisi lalu lintas yang ada.

Petunjuk untuk Pengguna Jalan

Pengendara diharapkan untuk disiplin mengikuti jalur yang telah ditentukan selama penerapan sistem one way. Untuk pengendara yang ingin mendahului, disarankan untuk berada di lajur kanan, sementara lajur kiri harus digunakan oleh kendaraan yang bergerak lebih lambat.

Penting juga bagi pengguna jalur one way untuk memantau kondisi lalu lintas secara menyeluruh. Pandangan harus dijaga jauh ke depan untuk melihat titik akhir dari sistem one way dan memeriksa kondisi sekitar kendaraan saat hendak berpindah lajur, serta membunyikan klakson sebagai tanda keberadaan.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penerapan Sistem One Way di Tol Trans Jawa untuk Persiapan Mudik 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!