Impor BBM Indonesia dari Singapura Tetap Aman di Tengah Ketegangan Global
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa impor bahan bakar minyak dari Singapura aman meskipun ada ketegangan geopolitik, khususnya terkait dengan konflik di Timur Tengah.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Bahlil percaya bahwa Singapura, sebagai pusat perdagangan minyak, memiliki beragam sumber pasokan dan tidak sepenuhnya bergantung pada kawasan Timur Tengah.
Bahlil menjelaskan bahwa Singapura memiliki akses ke berbagai sumber minyak mentah dari lokasi seperti Afrika dan Amerika Selatan. Ini memungkinkan Singapura mengamankan pasokan meskipun ada gangguan dari kawasan Timur Tengah.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya diversifikasi dalam penyediaan energi agar pasokan minyak tidak hanya tergantung pada satu kawasan tertentu.
"Saya punya keyakinan tidak akan jauh beda dengan Indonesia. Karena sumber crude itu tidak satu-satunya dari Middle East," ungkap Bahlil.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Di kalangan perusahaan energi, ada kecenderungan mencari sumber pasokan yang paling ekonomis dan cepat. Bahlil menyatakan bahwa hal ini akan membantu menjaga stabilitas pasokan energi.
Perdagangan minyak global bersifat fleksibel, memungkinkan negara-negara mencari alternatif pasokan saat ada gangguan. Indonesia, yang terlibat dalam impor, juga memiliki peluang untuk memperoleh suplai BBM secara efisien.
Bahlil menyinggung tentang situasi lalulintas di Selat Hormuz, yang merupakan rute strategis untuk pengiriman minyak. Ia menyatakan bahwa gangguan di jalur tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap total pasokan minyak dunia.
"Di Selat Hormuz itu kan 20,1 juta barel per day yang melewati Selat Hormuz. Konsumsi global kita kan, bukan 20 juta, ratusan juta barel per day. Jadi saya pikir itu tinggal bagaimana mensiasati," jelas Bahlil.
Pemerintah dan sektor terkait perlu terus memantau situasi geopolitik dan bersiap dengan langkah-langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pasokan BBM.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: