BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 04 MARET 2026 • 13:55 WIB

Trump: Sosok Pemimpin Iran Harus Dari Dalam, Bukan Reza Pahlavi

Trump: Sosok Pemimpin Iran Harus Dari Dalam, Bukan Reza PahlaviTrump: Sosok Pemimpin Iran Harus Dari Dalam, Bukan Reza Pahlavi

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang kini diasingkan, bukanlah calon pemimpin yang tepat untuk menggantikan Ali Khamenei.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Dalam sebuah pernyataan di Ruang Oval, Trump menyatakan bahwa pemimpin baru seharusnya berasal dari dalam Iran, menandakan bahwa perubahan sejati harus dimulai dari rakyat Iran sendiri.

Pernyataan Trump di Ruang Oval

Pada tanggal 3 Maret 2026, Trump ditanya oleh wartawan mengenai potensi kepemimpinan Reza Pahlavi di Iran. Ia menjawab, "Sebagian besar orang yang kami maksud sudah meninggal," merujuk pada banyak pejabat Iran yang telah tewas dalam serangan.

Trump menambahkan bahwa Pahlavi tidak menjadi pertimbangan serius dalam pemerintahan AS. Ia secara jelas menyatakan bahwa pemimpin baru seharusnya adalah individu yang benar-benar lahir dan besar di Iran.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Pandangan Reza Pahlavi terkait Pemerintahan Iran

Reza Pahlavi mengekspresikan pandangannya tentang situasi saat ini di Iran, menyatakan bahwa kematian Ali Khamenei menandakan berakhirnya pemerintahan Iran secara de facto. Ia menyerukan agar militer dan aparat keamanan tidak lagi membela rezim yang ada.

Pahlavi juga mengajak masyarakat Iran untuk bersatu menghadapi tantangan di jalanan. Menurutnya, "Siapa pun yang menggantikannya akan kekurangan legitimasi dan keberlanjutan," mencerminkan skeptisisme terhadap penggantian Khamenei di masa depan.

Impak dan Perspektif Politik di Iran

Walaupun Pahlavi dikenal di antara diaspora Iran di luar negeri, analis menyoroti bahwa pengaruh politiknya di dalam negeri masih relatif terbatas. Situasi ini menunjukkan bahwa pergeseran kekuasaan tidak dapat diharapkan hanya dari sosok luar seperti Pahlavi.

Faktor politik di Iran tetap rumit dengan adanya berbagai kelompok, dari hardline hingga moderat, yang masih memiliki pengaruh signifikan terhadap arah kebijakan negara tersebut.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Trump: Sosok Pemimpin Iran Harus Dari Dalam, Bukan Reza Pahlavi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!