Pemakaman Ali Khamenei di Mashhad: Upacara Besar di Tengah Ketegangan Internasional
Jenazah Ali Khamenei, mantan Pemimpin Tertinggi Iran, akan dimakamkan di kota suci Mashhad setelah serangan oleh Amerika Serikat dan Israel menghilangkan sosok yang telah memimpin negara tersebut lebih dari tiga dekade.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Pemakaman ini menarik perhatian dunia pada saat ketegangan geopolitik semakin memanas, dan pemerintah Iran telah merencanakan upacara besar sebelum jenazah dibawa ke tempat peristirahatan terakhir.
Ali Khamenei meninggal dunia pada 28 Februari dalam serangan bersenjata, yang menandai akhir dari kepemimpinannya yang panjang dan berpengaruh di Iran.
Pemakaman di kota Mashhad dipilih karena lokasinya yang berdekatan dengan makam Imam Reza, sosok yang sangat dihormati dalam tradisi Syiah.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum pemakaman, akan ada 'upacara perpisahan besar' di Teheran, menurut laporan dari Garda Revolusi melalui akun Telegram mereka.
Sementara itu, tanggal pasti pemakaman masih belum diumumkan oleh pemerintah Iran, yang berusaha menjaga ketertiban di tengah gejolak pasca-kematian Khamenei.
Media lokal mengabarkan bahwa serangan gabungan oleh AS-Israel juga menyasar gedung yang menampung majelis keagamaan di Qom, menambah suasana ketidakpastian di Iran.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Pihak berwenang menyatakan bahwa pertemuan terakhir majelis mungkin ditunda, 'untuk alasan keamanan', hingga setelah prosesi pemakaman Khamenei.
Seiring dengan momen krisis ini, kekuasaan telah dialihkan kepada dewan sementara yang terdiri dari presiden, kepala peradilan, dan seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga.
Dewan ini diharapkan bertugas hingga Majelis Pakar yang terdiri dari 88 anggota memilih pemimpin baru.
Kematian Khamenei telah memicu perhatian lintas negara, dengan banyak pemerintah memantau situasi di Iran yang dianggap berpengaruh terhadap stabilitas di Timur Tengah.
Kota Mashhad yang suci menambah dimensi spiritual pada pemakaman, dengan jutaan umat Syiah di seluruh dunia diharapkan menunjukkan solidaritas mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: