BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 21:30 WIB

Cara Cerdas Menghindari Penipuan Online di Era Digital

Cara Cerdas Menghindari Penipuan Online di Era DigitalCara Cerdas Menghindari Penipuan Online di Era Digital

Saat ini, penipuan digital semakin marak dan menyasar banyak pengguna internet. Tanpa pengetahuan yang cukup, banyak orang terjebak dalam skema penipuan yang merugikan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Maka dari itu, penting untuk mengetahui strategi efektif guna melindungi diri dan tetap aman saat beraktivitas di dunia maya. Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan.

Kenali Jenis-jenis Penipuan Digital

Sebelum terlanjur menjadi korban, penting untuk memahami beberapa jenis penipuan digital yang sering terjadi. Salah satunya adalah phishing, di mana pelaku mengelabui korban untuk menyerahkan informasi pribadi melalui email atau situs palsu.

Penipuan jual beli online juga cukup umum, di mana penjual fiktif menawarkan barang yang tidak ada dan meminta pembayaran di muka. Dalam hal ini, setelah transfer dilakukan, pelaku sering kali menghilang tanpa jejak.

Selain itu, penipuan investasi bodong terus meningkat, di mana tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat menjadi daya tarik yang sulit ditolak. Banyak yang terjebak untuk menginvestasikan uang tanpa memastikan keabsahan proyek tersebut.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Gunakan Password yang Kuat dan Berbeda

Salah satu cara termudah untuk melindungi akun online adalah dengan menggunakan password yang kuat dan kompleks. Password yang baik seharusnya terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.

Hindari memilih password yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir atau nama lengkap. Penting juga untuk tidak menggunakan password yang sama di berbagai situs, agar jika satu akun terkompromi, akun lain tetap aman.

Mengaktifkan autentikasi dua faktor bisa menambah lapisan keamanan. Meski penyerang berhasil mendapatkan password Anda, mereka tetap tidak dapat mengakses akun tanpa kode pengaman yang dikirim melalui ponsel.

Waspada Terhadap Tautan dan Lampiran yang Tidak Dikenal

Selalu berhati-hati ketika menerima email atau pesan dari pengirim yang tidak dikenal. Tautan dan lampiran yang terlihat resmi bisa jadi merupakan jebakan penipuan.

Periksa dengan cermat alamat email pengirim, karena pelaku sering menggunakan alamat yang mirip dengan aslinya. Jika ada keraguan, lebih baik menghubungi pengirim untuk memastikan keaslian pesan tersebut.

Pastikan juga perangkat Anda terlindungi dengan software antivirus terkini untuk mendeteksi dan menghentikan malware atau virus yang berpotensi merusak sistem Anda.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Cara Cerdas Menghindari Penipuan Online di Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!