BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 18:24 WIB

DPR Klarifikasi Anggaran Pendidikan Terkait Program Makan Bergizi

DPR Klarifikasi Anggaran Pendidikan Terkait Program Makan BergiziDPR Klarifikasi Anggaran Pendidikan Terkait Program Makan Bergizi

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menjawab pertanyaan terkait alokasi anggaran Rp 223,5 triliun untuk program Makan Bergizi (MBG) yang diangkat oleh PDIP. Dia menegaskan bahwa semua fraksi di DPR sepakat dengan penggunaan anggaran ini saat rapat di Badan Anggaran.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Yahya juga mengeklaim bahwa Fraksi PDIP tidak pernah menolak pengalokasian dana selama proses pembahasan. Dukungan penuh dari Golkar terhadap program MBG bertujuan untuk menyehatkan generasi muda Indonesia.

Kepastian Anggaran Program MBG

Yahya Zaini menyebutkan, "Terkait dengan anggaran MBG sudah menjadi kesepakatan antara DPR dan Pemerintah." Ia menegaskan bahwa alokasi anggaran ini telah disetujui secara resmi dan terintegrasi dalam Undang-Undang APBN.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Termasuk F-PDIP tidak ada yang menolak waktu pembahasan di Banggar dan Paripurna. Sehingga menjadi keputusan yang bulat." Ini menunjukkan bahwa semua pihak telah bersepakat tentang pentingnya program ini.

Bagi Golkar, meski tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan MBG, dukungan terhadap program ini tetap mengemuka. "Golkar sangat mendukung kesuksesan Program MBG karena tujuannya sangat mulia," begitu lanjut Yahya.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Membandingkan Program MBG dengan Negara Lain

Yahya menyatakan bahwa negara lain yang menerapkan program serupa telah menunjukkan hasil positif. "Program semacam MBG telah dilaksanakan oleh banyak negara dan terbukti berhasil menciptakan generasi emas," ujarnya.

Ia memberi contoh sukses Jepang dan Brazil, yang keduanya berhasil mengimplementasikan program ini. "Jepang telah menjalankan program ini selama 137 tahun," ujarnya, menekankan manfaat jangka panjang yang bisa dicapai dari program yang sama.

Yahya juga mengajak kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan masyarakat untuk mempercepat penerapan MBG. "Pola kerja sama dengan yayasan ini merupakan pola yang tepat sehingga bisa mempercepat pelaksanaan MBG," tambahnya.

Sikap PDIP Terhadap Anggaran Pendidikan

PDIP menyoroti penggunaan anggaran pendidikan untuk program MBG dan menginginkan klarifikasi mengenai sumber pendanaan ini. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, MY Esti Wijayati mengatakan, "Anggaran pendidikan sebesar Rp 769 triliun merupakan mandatory spending 20 persen dari APBN dan APBD yang harus dialokasikan murni untuk pendidikan."

Dia juga menjelaskan bahwa ada kekhawatiran terkait informasi yang beredar. "Di dalam lampiran APBN, secara jelas dinyatakan bahwa dari Rp 769 triliun anggaran pendidikan itu, digunakan untuk MBG sebesar Rp 223,5 triliun," tegasnya.

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, menekankan pentingnya memahami dasar hukum yang mendasari hal ini. "Pendanaan operasional penyelenggaraan pendidikan sudah termasuk untuk program Makan Bergizi pada lembaga pendidikan umum maupun keagamaan," ujarnya.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

DPR Klarifikasi Anggaran Pendidikan Terkait Program Makan Bergizi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!