Kim Jong Un Tawarkan Peluang Berdialog dengan AS Sambil Menegaskan Sikap Terhadap Korsel
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memberikan sinyal untuk membuka komunikasi dengan Amerika Serikat, meski tetap tegas terhadap Korea Selatan.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Dalam kongres Partai Buruh baru-baru ini, Kim menjelaskan bahwa dialog dapat terwujud jika AS menghormati posisi Korea Utara.
Kim Jong Un mengisyaratkan bahwa dialog dengan Amerika Serikat mungkin terjadi, asalkan Washington menghormati konstitusi Korea Utara.
Dia menyatakan, "[Jika Washington] menghormati status negara kita saat ini sebagaimana diatur dalam Konstitusi dan menarik kebijakan permusuhannya, tidak ada alasan kita tak bisa berteman dengan baik dengan Amerika Serikat."
Pernyataan ini mencerminkan keinginan Korea Utara untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan AS, yang dalam beberapa tahun terakhir diwarnai oleh ketegangan.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dalam pernyataannya, Kim Jong Un menegaskan bahwa Korea Utara tidak memiliki urusan dengan Korea Selatan, yang dianggapnya sebagai entitas musuh.
Ia menegaskan, "Korea Utara sama sekali tidak punya urusan dengan Korea Selatan, entitas yang paling bermusuhan dengannya, dan akan secara permanen mengecualikan Korea Selatan dari kategori warga negara."
Sikap ini menunjukkan ketegasan Korut yang akan terus menolak setiap keterhubungan dengan Seoul demi keamanan nasional.
Kim juga menekankan pentingnya pengembangan sistem senjata baru untuk memperkuat kapabilitas militer, termasuk rudal balistik yang diluncurkan dari bawah laut.
Pakar studi Korea Utara, Yang Moo Jin, menyatakan bahwa negara tersebut berusaha mengembangkan hubungan dengan AS secara independen, tanpa campur tangan Korea Selatan.
Kim menekankan bahwa status sebagai negara bersenjata nuklir sangat penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas regional, mengatakan, "Status kita sebagai negara bersenjata nuklir memainkan peran penting dalam mencegah potensi ancaman musuh dan menjaga stabilitas regional."
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: