BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 15:01 WIB

Krisis Keamanan pada Robot Vakum DJI: Bagaimana Akses Tidak Sah Terungkap

Krisis Keamanan pada Robot Vakum DJI: Bagaimana Akses Tidak Sah TerungkapKrisis Keamanan pada Robot Vakum DJI: Bagaimana Akses Tidak Sah Terungkap

Sammy Azdoufal, seorang ahli strategi AI, berhasil menemukan celah keamanan serius pada robot vakum DJI yang mengizinkan akses tidak sah ke 7.000 perangkat di seluruh dunia.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Penemuan ini terjadi setelah ia mencoba mengendalikan robot vakum dengan stik PS5, yang mengungkapkan kerentanan besar terhadap privasi pengguna.

Akses Tidak Sah Ditemukan

Sammy Azdoufal merancang alat sederhana yang dapat terhubung dengan robot vakum DJI miliknya, dan berhasil mengakses data dari perangkat serupa di berbagai belahan dunia. Dengan hanya menggunakan nomor seri 14 digit, ia bisa melacak status baterai dan mendapatkan denah ruang dari pengguna robot vakum dari berbagai negara.

Lebih jauh, Azdoufal juga mampu melakukan pemantauan melalui siaran langsung dari kamera robot vakum dan mendengarkan suara dari mikrofon yang terpasang. Temuan ini menyoroti betapa rentannya proteksi data pengguna yang seharusnya lebih ditingkatkan.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Langkah Respons DJI

Setelah penemuan ini, DJI cepat mengambil tindakan untuk menambal celah keamanan yang ada. Pihak perusahaan mengaku telah mengetahui masalah ini sejak akhir Januari dan menyatakan bahwa perbaikan telah dilakukan.

Namun, ada kecanggungan dalam pernyataan tersebut, mengingat saat Azdoufal dan tim The Verge mendemonstrasikan celah ini pada 10 Februari 2026, celah tersebut masih dapat dimanfaatkan dengan mudah. Hal ini menunjukkan bahwa upaya penanganan masalah belum sepenuhnya efektif dalam melindungi privasi pengguna.

Dampak Terhadap Privasi Pengguna

Kasus ini mengangkat suara seruan mengenai perlindungan privasi untuk perangkat rumah pintar. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi ketika robot penyedot debu lain diretas dan digunakan untuk tujuan tidak pantas.

Sammy Azdoufal memberi komentarnya, 'Sangat aneh rasanya ada mikrofon di sebuah alat penyedot debu.' Penyataan ini menunjukkan bahwa konsumen perlu lebih waspada terhadap fitur pada perangkat yang mereka miliki.

Meskipun Azdoufal menghadapi kritik karena mengungkapkan celah tersebut sebelum perbaikan diterapkan sepenuhnya, ia menegaskan bahwa niatnya adalah untuk mendorong penanganan segera daripada menantikan imbalan dari program bug bounty.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Krisis Keamanan pada Robot Vakum DJI: Bagaimana Akses Tidak Sah Terungkap

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!