BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 14:05 WIB

Transformasi AI Menuju Kecerdasan yang Lebih Tinggi dan Berkelanjutan

Transformasi AI Menuju Kecerdasan yang Lebih Tinggi dan BerkelanjutanTransformasi AI Menuju Kecerdasan yang Lebih Tinggi dan Berkelanjutan

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) mengalami lonjakan luar biasa beberapa tahun terakhir, mulai dari fitur sederhana hingga konsep kecerdasan umum. Dalam pandangan banyak ahli, langkah menuju artificial general intelligence (AGI) semakin dekat dan bisa berdampak besar.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Dalam sebuah acara baru-baru ini, Sam Altman, CEO OpenAI, mengungkapkan harapannya mengenai AGI, yaitu AI yang dapat berpikir dan beradaptasi seperti manusia. Hal ini menjadi salah satu pencapaian yang dinantikan dalam dunia teknologi.

Kecerdasan Umum Buatan (AGI) dan Masa Depan Teknologi

Artificial General Intelligence (AGI) diharapkan menjadi model AI yang dapat beradaptasi dengan situasi baru. Dengan keberadaan AGI, AI tidak perlu dilatih terus-menerus, mampu mentransfer pengetahuan ke mesin lain.

Sam Altman juga memprediksi munculnya kecerdasan super (ASI) yang akan melangkahi kemampuan manusia dalam memecahkan masalah. Prediksi tersebut berdasarkan kemajuan pesat di bidang teknologi yang harus diantisipasi masyarakat.

Dampak dari AGI diharapkan dapat terlihat di berbagai sektor, termasuk kesehatan dan pendidikan. Dengan adanya teknologi ini, inovasi dalam industri juga berpotensi meningkat.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Debat seputar Konsumsi Energi dan Sumber Daya AI

Dalam diskusi mengenai dampak lingkungan dari AI, Altman mengangkat isu konsumsi sumber daya, khususnya air. Meskipun ada banyak rumor mengenai penggunaan air yang tinggi dalam operasional AI, Altman menyebutkan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.

"Anda melihat hal-hal ini di internet yang mengatakan 'jangan gunakan ChatGPT, menghabiskan 17 galon air untuk tiap kueri' atau apapun. Ini sama sekali tidak benar, benar-benar gila, tidak ada hubungannya dengan kenyataannya," jelasnya.

Namun, Altman juga menerima bahwa kekhawatiran mengenai konsumsi energi cukup beralasan. Dia meyakinkan bahwa peralihan ke sumber energi terbarukan akan menjadi sangat penting.

Pusat Data Orbital: Sebuah Ide yang Tidak Masuk Akal

Konsep pusat data yang beroperasi di luar angkasa juga menjadi perhatian Altman. Dia menyatakan bahwa gagasan ini tidak relevan di saat ini.

"Pusat data orbital tidak akan relevan dalam skala besar dekade ini, karena perhitungan kasar biaya peluncuran dan sulitnya memperbaiki GPU yang rusak di antariksa," imbuhnya.

Pernyataan ini menunjukkan berbagai tantangan yang masih harus dihadapi dalam pengembangan teknologi AI dan infrastruktur yang mendukungnya.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Transformasi AI Menuju Kecerdasan yang Lebih Tinggi dan Berkelanjutan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!