Mewujudkan Mudik Aman untuk Keluarga Bahagia di Tahun 2026
Korlantas Polri berkomitmen memastikan mudik lebaran 2026 berlangsung lancar dengan tagline "Mudik Aman, Keluarga Bahagia".
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat budaya disiplin berlalu lintas dengan melibatkan generasi muda dalam kampanye tertib administrasi kendaraan bermotor.
Korlantas Polri menekankan pendekatan pengamanan mudik yang optimal, humanis, dan profesional. Ini mencakup bukan hanya rekayasa lalu lintas dan pos pelayanan, tetapi juga kesiapan administrasi kendaraan.
Brigjen Pol Wibowo, Dirregident Korlantas Polri, menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen seperti SIM dan STNK yang aktif. Selain itu, kepemilikan BPKB yang valid dan kepatuhan pada registrasi serta identifikasi kendaraan juga sangat krusial.
"Gen-Z adalah generasi digital yang kreatif dan memiliki pengaruh besar di ruang publik serta media sosial. Kami mengajak mereka untuk menjadi agen perubahan," ujar Wibowo dalam pernyataannya.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Brigjen Wibowo mencatat bahwa tertib administrasi kendaraan adalah tanggung jawab moral setiap individu pengguna jalan. Memastikan kendaraan terdaftar dan sesuai dengan regulasi mempermudah pengawasan serta jaminan perlindungan hukum.
Dengan memenuhi ketentuan administrasi yang ada, risiko konflik dalam perjalanan bisa diminimalisir. "Kendaraan yang legal akan mempermudah penanganan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di perjalanan," tambahnya.
Menggarisbawahi tujuan kampanye ini, Wibowo menyatakan bahwa makna "Keluarga Bahagia" adalah sebuah hal penting. Mudik menjadi perjalanan emosional untuk bertemu sanak saudara, yang hanya dapat terwujud melalui disiplin selama perjalanan.
Ia juga mendorong penggunaan edukasi digital serta diskusi interaktif di platform yang sering digunakan oleh Gen-Z untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang administrasi kendaraan sebagai gaya hidup baru di kalangan masyarakat.
"Kami ingin keselamatan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban," tutup Wibowo, menekankan pentingnya administrasi yang tertib dan pengemudi yang disiplin untuk memastikan keamanan selama mudik.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: