DeepSeek Dianggap Melanggar Regulasi, Chip Nvidia Jadi Sorotan
Startup kecerdasan buatan dari China, DeepSeek, kini tengah diperiksa setelah diduga menggunakan chip canggih dari Nvidia Blackwell dalam model AI terbarunya.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Pemerintah AS menilai kemungkinan ini dapat melanggar regulasi pengendalian ekspor, yang menandai meningkatnya ketegangan antara negara-negara besar di dunia teknologi.
Menurut laporan Reuters, pejabat senior pemerintahan AS mengungkapkan bahwa pemakaian chip Nvidia Blackwell dapat melanggar sejumlah regulasi yang mengatur ekspor teknologi ke China.
Pejabat tersebut menambahkan bahwa DeepSeek diduga berupaya menyembunyikan indikator teknis yang dapat mengungkapkan asal chip tersebut, dengan lokasi chip ini kemungkinan berada di pusat data DeepSeek yang terletak di Mongolia Dalam.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Nvidia sendiri menolak berkomentar lebih lanjut mengenai masalah ini, sementara Departemen Perdagangan AS dan DeepSeek juga belum memberikan tanggapan resmi terkait isu yang beredar.
Kedutaan Besar China di Washington juga membantah tuduhan tersebut, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan bahwa pemerintah China tidak memiliki kapabilitas untuk mengendalikan situasi ini dan menolak adanya kontrol ekspor yang berlebihan.
Kasus ini menggambarkan potensi peningkatan perpecahan di kalangan pembuat kebijakan di AS, yang kini perlu menentukan batasan dalam akses China terhadap semikonduktor AI.
Chris McGuire, mantan pejabat Dewan Keamanan Nasional, menyatakan bahwa pengiriman chip ke China bisa menghadirkan risiko baru bagi keamanan nasional AS, yang mengharuskan negara tersebut lebih berhati-hati ke depannya.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: