Perpanjangan Jalur KRL: Melangkah Lebih Jauh ke Cikampek dan Sukabumi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan rencana perpanjangan jalur Kereta Rel Listrik (KRL) hingga ke Cikampek dan Sukabumi tahun ini.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Langkah ini diwujudkan sebagai bagian dari pengembangan kota dan penguatan sektor perkeretaapian nasional.
Dony Oskaria, COO Danantara, menjelaskan bahwa perpanjangan rute KRL akan menghubungkan Jakarta dengan daerah-daerah penyangga. Jalur strategis yang akan dibangun meliputi Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Rangkasbitung.
Kegiatan elektrifikasi di jalur ini diharapkan bisa menghidupkan kawasan baru di sepanjang lintasan kereta. Dengan elektrifikasi, harapannya adalah dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan memperlancar arus transportasi.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Dalam penjelasannya, Dony mengungkapkan bahwa investasi yang dibutuhkan untuk program elektrifikasi sebenarnya tidak terlalu besar namun dampaknya sangat signifikan bagi revitalisasi industri nasional. Hal ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di sektor perkeretaapian.
Ia juga menegaskan bahwa KAI tidak akan mengimpor gerbong atau lokomotif, tetapi harus memproduksinya dalam negeri melalui PT Industri Kereta Api (INKA). 'Saya mewajibkan kereta api itu tidak boleh lagi mengimpor gerbong maupun lokonya. Dia wajib melakukan manufaktur di INKA,' ungkap Dony.
Dony memproyeksikan bahwa total investasi yang dibutuhkan untuk transformasi KAI mencapai sekitar Rp50 triliun. Ini mencakup semua proses dari peningkatan infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia di sektor perkeretaapian.
Dengan fokus pada keberpihakan kepada industri nasional, Dony berharap langkah ini akan menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan sektor manufaktur di dalam negeri.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: