BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 17:54 WIB

Mitos dan Fakta: Menggali Dampak Puasa pada Metabolisme Tubuh

Mitos dan Fakta: Menggali Dampak Puasa pada Metabolisme TubuhMitos dan Fakta: Menggali Dampak Puasa pada Metabolisme Tubuh

Puasa tidak hanya menjadi ritus spiritual, tetapi juga memicu berbagai perubahan dalam metabolisme tubuh. Banyak yang bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi pada tubuh kita saat berpuasa?

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Artikel ini mendalami efek puasa terhadap metabolisme dan bagaimana tubuh kita beradaptasi terhadapnya.

Pemahaman Dasar Mengenai Metabolisme

Metabolisme merujuk pada proses kimia yang mengubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh. Ada dua jenis metabolisme yang dikenal: katabolisme yang memecah molekul menjadi energi dan anabolisme yang membangun molekul baru.

Banyak faktor mempengaruhi metabolisme, seperti usia, jenis kelamin, massa otot, dan tingkat aktivitas. Memasuki bulan puasa, tubuh kita mengalami beberapa penyesuaian dalam proses metabolisme.

Selama puasa, tubuh mengambil cadangan energi yang tersimpan, seperti glikogen dan lemak. Proses ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan energi selama periode tanpa asupan makanan.

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Adaptasi Tubuh Selama Puasa

Tubuh manusia cukup adaptif, terlebih dalam kondisi puasa. Awalnya, tubuh mendapatkan glukosa dari cadangan glikogen, namun setelah beberapa hari, terjadi perubahan signifikan di mana tubuh beralih menggunakan lemak sebagai sumber utama energi.

Proses ini disebut ketosis, di mana lemak diubah menjadi keton untuk dijadikan energi. Banyak individu melaporkan peningkatan fokus dan energi pada fase ini.

Selain itu, puasa juga menggugah proses autophagy, yang adalah kemampuan sel untuk membersihkan komponennya yang tak berfungsi. Proses ini diyakini memberikan manfaat untuk kesehatan seluler dan memperpanjang umur.

Dampak Puasa terhadap Kesehatan Jangka Panjang

Penelitian mengenai efek puasa dalam jangka panjang menunjukkan adanya potensi penurunan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Dengan pola makan yang teratur dan interval puasa yang tepat, metabolisme dapat diperbaiki.

Namun, penting untuk memilih makanan yang bergizi saat berbuka puasa. Makanan sehat sangat mendukung proses metabolisme sehingga efek positif puasa bisa maksimal.

Konsistensi dalam menjalani gaya hidup sehat selama puasa dapat memperkuat manfaat metabolisme serta kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mitos dan Fakta: Menggali Dampak Puasa pada Metabolisme Tubuh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!