Penangkapan Bos Kartel Meksiko: Kehilangan dan Kekacauan di Jalisco
Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal sebagai 'El Mencho', bos dari Cartel de Jalisco Nueva Generacion (CJNG), tewas dalam baku tembak dengan pasukan militer Meksiko di Jalisco.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Operasi yang berhasil ini berkat pengawasan terhadap pacarnya yang menjadi salah satu kunci dalam melacak keberadaannya di Kota Tapalpa.
Pertempuran antara pasukan militer Meksiko dan anggota CJNG berlangsung pada tanggal 22 Februari setelah intelijen berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian El Mencho.
Pihak militer Meksiko menemukan El Mencho 'bersembunyi di semak belukar' berkat informasi dari seorang rekan pacarnya, mengarahkan mereka ke lokasi yang tepat.
Dalam baku tembak tersebut, delapan pria bersenjata dilaporkan tewas, dan meskipun El Mencho dan dua pengawalnya terluka, mereka tidak dapat diselamatkan dalam perjalanan ke rumah sakit.
Operasi yang berlangsung menimbulkan kerusuhan yang lebih besar di Jalisco, dengan lebih dari 70 orang tewas, termasuk anggota kartel dan aparat keamanan.
Setelah kematian El Mencho, CJNG berupaya melakukan balasan terhadap pasukan keamanan Meksiko.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
'El Tuli', tangan kanan El Mencho, menyerukan anggota kartel untuk melakukan serangan balasan dan menawarkan hadiah 20.000 peso untuk setiap tentara yang dibunuh.
Kekerasan menyebar di Jalisco, mengakibatkan 25 anggota Garda Nasional dan sejumlah warga sipil jadi korban.
Serangan serupa juga dilaporkan terjadi di negara bagian Michoacán, menunjukkan bahwa situasi keamanan semakin memburuk.
Operasi penangkapan El Mencho menandai pencapaian signifikan dalam kerjasama intelijen antara Meksiko dan Amerika Serikat.
Otoritas Meksiko menekankan bahwa informasi intelijen AS sangat penting dalam mengidentifikasi lokasi dan merencanakan penangkapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: