Penjualan Tiket Kereta untuk Mudik Lebaran 2026 Mencapai 1,58 Juta
Perusahaan Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan bahwa penjualan tiket untuk Angkutan Lebaran 2026 telah mencapai angka 1.583.635 hingga pertengahan bulan Februari ini.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Tiket tersebut untuk periode keberangkatan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, menunjukkan minat masyarakat yang tinggi untuk mudik.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebutkan bahwa penjualan tertinggi terjadi pada tanggal 23 Maret dengan 114.113 tiket terjual.
Ia juga mendorong masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar bisa mendapatkan tiket sesuai kebutuhan.
Pada periode 14 hingga 29 Maret 2026, KAI memberi insentif tarif 30 persen untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Masyarakat disarankan untuk mempertimbangkan alternatif keberangkatan jika tanggal pilihan mereka semakin ramai.
Menurut catatan KAI, rute perjalanan terpopuler berlangsung di Pulau Jawa dan Sumatra, dengan kereta seperti KA Airlangga dan KA Serayu mencatatkan penjualan yang signifikan.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
KA Airlangga mendominasi dengan 60.325 pelanggan, sementara KA Serayu menarik 49.365 penumpang.
Rute-rute lain seperti KA Bengawan dan KA Kahuripan juga menunjukkan angka penjualan tinggi, mencerminkan tingginya permintaan untuk perjalanan kereta pada masa Lebaran.
Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mempercayakan moda transportasi kereta untuk perjalanan mudik mereka.
KAI bertujuan untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan perjalanan, dengan Anne Purba menyatakan, 'Kami berkomitmen untuk membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman dan efisien.'
Untuk menghadapi lonjakan permintaan, KAI merencanakan penambahan jumlah perjalanan khususnya untuk rute dengan okupansi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: