BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 16:43 WIB

99 Sekolah di Sumatera Masih Beroperasi dalam Kelas Darurat Pasca Bencana

99 Sekolah di Sumatera Masih Beroperasi dalam Kelas Darurat Pasca Bencana99 Sekolah di Sumatera Masih Beroperasi dalam Kelas Darurat Pasca Bencana

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan ada 99 sekolah di Sumatera masih terpaksa melanjutkan proses belajar mengajar di tenda darurat karena terdampak bencana alam.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Meskipun begitu, beberapa sekolah sudah berhasil kembali ke lokasi asal setelah proses pembersihan rampung.

Kondisi Sekolah Terdampak Bencana

Abdul Mu'ti menjelaskan dalam rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana bahwa dari 99 sekolah yang terdampak, lima di antaranya berada di Aceh, 21 di Sumatera Barat, dan 26 di Sumatera Utara.

Sebanyak 22 sekolah lainnya harus menumpang di institusi lain, terdiri dari 20 di Aceh dan dua di Sumatera Barat. 'Pembelajaran menumpang saat ini tersisa 22 sekolah terutama untuk yang harus relokasi,' ujarnya.

Hal ini menunjukkan betapa parahnya kerusakan pada fasilitas pendidikan yang mengharuskan siswa melanjutkan belajar dalam keadaan yang tidak normal.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Proses Pembelajaran di Tiga Provinsi

Meskipun ada kemajuan dalam pemulihan pendidikan, Mu'ti menekankan bahwa kegiatan belajar mengajar di ketiga provinsi tersebut belum mencapai kondisi yang ideal.

'Kegiatan pembelajaran di tiga provinsi terdampak bencana sudah berlangsung 100 persen, hanya saja memang pelaksanaan belum ideal,' jelasnya.

Meningkatnya jumlah siswa yang duduk di lantai dan penerapan sistem pembelajaran shift pagi dan siang menunjukkan tantangan yang masih ada.

Bantuan dan Dukungan untuk Sekolah dan Guru

Mu'ti merinci bahwa sebanyak 3.001 sekolah di Aceh, 626 di Sumatera Barat, dan 1.104 di Sumatera Utara telah kembali ke sekolah asal meskipun menggunakan kurikulum darurat.

'Kami telah menyalurkan bantuan operasional sebesar Rp 1,98 triliun untuk 29.000 satuan pendidikan yang mengalami dampak bencana,' ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan untuk guru terdampak mencapai 220,5 miliar bagi 36.074 guru, serta total tunjangan guru di wilayah bencana mencapai 508,9 miliar.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

99 Sekolah di Sumatera Masih Beroperasi dalam Kelas Darurat Pasca Bencana

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!