Galatasaray Raih Kemenangan Gemilang atas Juventus di Play-off Liga Champions
Galatasaray menampilkan performa mengesankan dengan mengalahkan Juventus 5-2 pada leg pertama play-off Liga Champions UEFA 2025/26 di Rams Park, Istanbul, Rabu dini hari WIB.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Kemenangan ini memberikan keunggulan signifikan bagi tim asal Turki tersebut menjelang pertemuan leg kedua di Allianz Arena.
Laga dimulai dengan tensi yang cukup tinggi, di mana Galatasaray langsung menunjukkan agresivitasnya dengan peluang dari Yunus Akgun, meskipun akhirnya meleset dari sasaran.
Juventus merespons melalui Kenan Yildiz, namun peluang tersebut hanya menghasilkan tendangan pojok setelah bola berhasil diblok oleh lini belakang Galatasaray.
Gabriel Sara membuka skor pada menit ke-15 dengan sontekan tajam memanfaatkan bola pantul, dan situasi semakin menegangkan ketika Teun Koopmeiners menyamakan kedudukan dengan penyelesaian matang dari jarak dekat.
Setelah menyamakan kedudukan, Koopmeiners kembali mencetak gol keduanya, membawa Juventus berbalik memimpin.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Memasuki babak kedua, Galatasaray menunjukkan tekanan yang semakin meningkat. Noa Lang menjadi penyelamat dengan gol penyama setelah memanfaatkan bola muntah, memicu semangat tim tuan rumah.
Keunggulan nakal untuk Galatasaray ditetapkan oleh Davinson Sanchez yang mencetak gol dari situasi bola mati, saat Juventus harus berjuang dalam kondisi kehilangan satu pemain akibat kartu merah Juan Cabal.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Galatasaray semakin menguasai pertandingan dan menambah koleksi gol lewat Noa Lang dan Sacha Boey, menegaskan dominasi mereka di lapangan.
Susunan pemain Galatasaray terdiri dari Ugurcan Cakir sebagai kiper, di depan pertahanan yang diisi Roland Sallai, Davinson Sanchez, Abdulkerim Bardakci, dan Ismail Jakobs, serta gelandang Lucas Torreira dan Gabriel Sara.
Barisan penyerang Galatasaray diisi oleh Baris Alper Yilmaz, Yunus Akgun, dan Noa Lang, dengan Victor Osimhen sebagai penyokong serangan.
Di sisi Juventus, Michele Di Gregorio menjadi pengawal gawang, didukung oleh pemain belakang Pierre Kalulu, Bremer, Lloyd Kelly, dan Andrea Cambiaso, sambil berusaha memperkuat lini tengah dengan Khephren Thuram, Manuel Locatelli, dan Teun Koopmeiners.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: