BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 18:37 WIB

Perjelasan Bahlil Terkait Stok BBM Shell yang Kosong

Perjelasan Bahlil Terkait Stok BBM Shell yang KosongPerjelasan Bahlil Terkait Stok BBM Shell yang Kosong

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan situasi kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Shell. Ia menegaskan bahwa pasokan BBM di Indonesia tetap mencukupi untuk berbagai jenis, termasuk bensin dan solar.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Menurut Bahlil, masalah kekosongan di Shell hanyalah berkaitan dengan urusan bisnis antar perusahaan. Ia enggan berkomentar lebih lanjut mengenai izin impor BBM yang belum dikeluarkan.

Kondisi Pasokan BBM di Indonesia

Saat sesi keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Bahlil menyatakan, 'Saya pikir semuanya ada, ya RON 92, RON 95, RON 98 semuanya ada kok, solar juga ada, jadi tinggal dilakukan B2B aja.'

Pernyataan ini menunjukkan keyakinannya bahwa ketersediaan BBM di pasar domestik tidak menjadi permasalahan. Meskipun terdapat kekosongan di titik distribusi tertentu, jenis-jenis BBM yang dibutuhkan oleh pasar, termasuk SPBU Shell, dinyatakan tetap aman.

Menurut Bahlil, kondisi ini mencerminkan ketahanan pasokan BBM nasional, meskipun ada tantangan dalam distribusi yang perlu dikelola.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Proses Izin Impor untuk SPBU Shell

Ketika ditanya mengenai izin impor BBM untuk Shell yang belum diterbitkan, Bahlil menyatakan, 'Nanti coba saya cek ya.' Ini menunjukkan bahwa ada ketidakpastian dalam status izin yang mungkin berdampak pada pasokan.

Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, menambahkan bahwa izin untuk Shell masih dalam tahap evaluasi. 'Kalau yang Shell khusus masih dievaluasi. Kita evaluasi juga pada saat mereka order,' ungkapnya di Kantor Kementerian ESDM.

Proses evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengajuan kuota oleh Shell sesuai dengan kondisi dan dinamika pasar BBM yang ada saat ini.

Kebijakan Kuota Impor BBM

Laode menyampaikan informasi mengenai kuota impor BBM untuk tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa kebijakan kuota tahun ini akan mirip dengan tahun sebelumnya, yang diperkirakan mengalami kenaikan 10% dibandingkan tahun 2024.

'Kuota saya jawab satu kata mirip tahun 2025,' kata Laode, menyoroti bahwa izin impor akan diterapkan secara periodik setiap enam bulan.

Langkah ini diambil untuk memberikan pemerintah kontrol lebih dalam memantau konsumsi BBM nasional serta memberikan kepastian waktu bagi perusahaan dalam mengajukan perpanjangan izin.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perjelasan Bahlil Terkait Stok BBM Shell yang Kosong

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!