Bali United Kembali Gagal Rebut Kemenangan di Kandang, Jansen Mengakui Kelalaian Tim
Bali United mengalami kekalahan di kandang setelah dikalahkan Persija Jakarta 0-1. Hasil ini kembali memperburuk rekor kandang tim yang dijuluki Serdadu Tridatu.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Pelatih Johnny Jansen mengakui timnya lengah di awal permainan meskipun telah berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan. Ia menyatakan bahwa keberuntungan seolah tidak memihak kepada mereka.
Kekalahan melawan Persija terasa lebih menyakitkan karena terjadi di depan suporter setia Bali United. Pada pertandingan sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan pahit melawan Persebaya Surabaya dengan skor 1-3.
Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang sebelumnya terkenal dengan atmosfernya, kini terlihat lesu. Hasil buruk tersebut membuat Bali United melorot ke peringkat 10 klasemen sementara Super League 2025/2026.
Dalam laga melawan Persija, meskipun ada usaha dari pemain untuk menyamakan kedudukan, Bali United gagal memanfaatkan peluang yang ada. Ini menjadi perhatian bagi Johnny Jansen untuk lebih memperhatikan performa tim ke depan.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Johnny Jansen menyampaikan rasa kekecewaannya pasca pertandingan, mengatakan, "Kami lengah di menit-menit awal. Kami mencoba untuk menyamakan kedudukan namun gagal memaksimalkan peluang."
Jansen tetap menghargai usaha para pemainnya yang berjuang hingga akhir meskipun hasil tidak seperti harapan. Ia menambahkan, "Kami apresiasi perjuangan pemain sampai menit akhir. Meskipun hasil ini tidak sesuai dengan misi."
Di sisi lain, Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, merasa lega dengan hasil positif bagi timnya. Ia mengatakan, "Pada akhirnya, dengan kesabaran kami mendapat peluang dan mencetak gol."
Pertandingan tidak hanya diwarnai dengan aksi di lapangan, tetapi juga situasi kericuhan di tribun. Suporter Bali United sempat menyalakan flare dan kembang api, menyebabkan pertandingan terhenti sementara.
Kejadian ini menambah ketegangan dalam laga, menunjukkan tingginya harapan suporter terhadap timnya. Hasil buruk ini menjadi kado pahit bagi Bali United yang baru merayakan ulang tahun ke-11.
Dengan hasil ini, Persija semakin menguatkan posisi mereka di papan atas klasemen dengan total 44 poin. Ini membuat tekanan bagi Bali United semakin meningkat untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: