BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 01:36 WIB

Kue Keranjang: Simbol Harapan dan Kebersamaan dalam Perayaan Imlek

Kue Keranjang: Simbol Harapan dan Kebersamaan dalam Perayaan ImlekKue Keranjang: Simbol Harapan dan Kebersamaan dalam Perayaan Imlek

Kue keranjang sering kali menjadi hidangan ikonis dalam perayaan Imlek di Indonesia. Hidangan ini tidak hanya pelengkap semata, melainkan menyimpan makna yang mendalam bagi keluarga yang merayakannya.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Keberadaan kue ini membawa nuansa kehangatan dan harapan baru, menciptakan momen spesial setiap tahun. Kue ini juga melambangkan nilai kebersamaan di antara anggota keluarga.

Sejarah dan Asal Usul Kue Keranjang

Kue keranjang, yang dikenal dalam bahasa Mandarin sebagai 'Nian Gao', memiliki akar sejarah yang panjang dalam tradisi Tiongkok. Secara harfiah, 'Nian' berarti tahun dan 'Gao' berarti kue, yang berarti kue tahun baru.

Sejak dahulu, kue ini dibuat sebagai persembahan untuk dewa dan leluhur, bertujuan untuk mendatangkan berkah bagi keluarga. Kini, kue keranjang telah menjadi bagian integral dari ritual kebersamaan di perayaan Imlek.

Selain itu, setiap bahan yang digunakan dalam kue keranjang memiliki simbolisme tersendiri. Misalnya, ketan yang digunakan melambangkan kekuatan dan ketahanan, sementara proses pembuatannya yang panjang mencerminkan semangat kerja keras.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Simbolisme Kue Keranjang dalam Perayaan Imlek

Dalam budaya Tionghoa, kue keranjang dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran dalam menyambut tahun baru. Hari pertama Imlek merupakan momen ketika keluarga berkumpul untuk menikmati kue ini, menandakan harapan akan tahun yang lebih baik.

Kegiatan menikmati kue keranjang bersama-sama juga melambangkan persatuan dan kekompakan keluarga. Setiap potongan kue yang dibagikan menandakan harapan akan hubungan yang semakin erat antara anggota keluarga.

Lebih dari sekadar dinikmati di lingkungan keluarga, kue keranjang juga dibagikan kepada teman dan tetangga. Hal ini menunjukkan sikap saling berbagi yang memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat.

Variasi Kue Keranjang di Berbagai Daerah

Meskipun bentuk dan bahan dasar kue keranjang relatif serupa, variasi kue ini muncul di berbagai daerah di Indonesia. Di Jakarta, kue keranjang biasanya dihidangkan dengan kelapa parut yang memberikan rasa gurih.

Di kawasan lain seperti Bali dan Medan, variasi kue keranjang dapat ditemukan dengan tambahan bahan lokal seperti pisang atau kacang. Keberagaman ini mencerminkan kreativitas masyarakat dalam menghormati tradisi.

Variasi kue keranjang membuat perayaan Imlek menjadi lebih kaya. Setiap daerah menambahkan ciri khas tersendiri, yang memperkaya pengalaman budaya dalam merayakan tradisi Imlek.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kue Keranjang: Simbol Harapan dan Kebersamaan dalam Perayaan Imlek

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!