Air India Sementara Hentikan Operasional Dreamliner Akibat Masalah Kontrol Bahan Bakar
Air India memutuskan untuk menghentikan sementara operasional seluruh armada Boeing 787-8 Dreamliner setelah terdeteksi kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Langkah ini diambil setelah seorang pilot melaporkan masalah tersebut saat mendarat pada penerbangan dari London ke Bengaluru.
Pesawat dengan nomor registrasi VT-ANX melaksanakan penerbangan AI132 dari London Heathrow dan mendarat di Bengaluru pada 1 Februari 2026. Setelah mendarat, pilot melaporkan kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar, yang kemudian memicu investigasi.
Menurut pernyataan resmi dari Air India, 'Kami mengetahui bahwa salah satu pilot kami telah melaporkan kemungkinan kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar pesawat Boeing 787-8.' Sebagai respons, maskapai menghentikan penerbangan pesawat tersebut dan melibatkan pabrikan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan oleh Safety Matters Foundation menunjukkan adanya abnormalitas pada saklar kontrol bahan bakar mesin kiri saat penyalaan, di mana saklar tidak dapat dipastikan berada dalam posisi RUN. Situasi ini berpotensi menyebabkan mesin mati secara tidak sengaja saat penerbangan.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Insiden terbaru ini mengingatkan kembali pada kecelakaan tragis yang terjadi pada Juni 2025, saat pesawat Boeing 787 dari Air India jatuh setelah lepas landas dari Ahmedabad, mengakibatkan 260 orang tewas.
Investigasi terhadap insiden tersebut mengindikasikan bahwa pasokan bahan bakar ke mesin terputus usai lepas landas, dengan rekaman kokpit memperlihatkan kebingungan pilot mengenai posisi saklar kontrol. Salah satu pilot bertanya mengapa saklar telah dipindahkan ke posisi CUTOFF.
Sebagai tindak lanjut dari kecelakaan ini, Air India telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap saklar kontrol bahan bakar dalam armada Boeing 787. Meskipun hasil inspeksi sebelumnya tidak menunjukkan masalah signifikan, maskapai menegaskan bahwa semua inspeksi dilaksanakan di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil.
Kelompok keselamatan penerbangan mengingatkan tentang peringatan yang dikeluarkan oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pada tahun 2018, mengenai potensi kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar pada pesawat Boeing 787. FAA merekomendasikan agar inspeksi dan penggantian komponen dilakukan jika diperlukan.
Pihak Air India menegaskan akan terus bekerja sama dengan regulator untuk memastikan keselamatan penerbangan dan melaksanakan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Investigasi lanjutan diharapkan memberikan solusi permanen terkait masalah ini, demi menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: