BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 14:30 WIB

Samsung Luncurkan Inovasi Baterai Smartphone 20.000 mAh Berbasis Silicon-Carbon

Samsung Luncurkan Inovasi Baterai Smartphone 20.000 mAh Berbasis Silicon-CarbonSamsung Luncurkan Inovasi Baterai Smartphone 20.000 mAh Berbasis Silicon-Carbon

Samsung sedang dalam proses pengembangan baterai untuk smartphone dengan kapasitas mengesankan 20.000 mAh menggunakan material Silicon-Carbon.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Ini adalah langkah strategis untuk bersaing lebih baik di pasar yang semakin dikuasai oleh merek-merek asal China.

Inovasi dan Desain Baterai

Dalam laporan terbaru, Samsung diketahui tengah menguji coba baterai berkapasitas super jumbo 20.000 mAh. Bocoran informasi dari sumber di media sosial X mengungkap bahwa baterai ini akan menggunakan desain Dual-Cell yang terdiri dari dua sel, masing-masing dengan kapasitas dan ketebalan berbeda.

Sel utama dapat menampung 12.000 mAh dengan ketebalan 6,3 mm, sementara sel sekunder memiliki kapasitas 8.000 mAh dengan ketebalan 4 mm. Kombinasi ini memungkinkan total kapasitas baterai mencapai 20.000 mAh, menjadikannya salah satu yang terbesar di pasaran saat ini.

Prototipe baterai ini menunjukkan kemampuan dengan Screen-on-Time (SOT) hingga 27 jam dan dapat bertahan hingga 960 siklus pengisian daya dalam setahun. Hal ini menunjukkan efisiensi dan keandalan dari baterai yang sedang dalam tahap pengembangan oleh Samsung.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Tantangan dalam Pengembangan

Meski memiliki potensi yang besar, pengembangan baterai ini tidak lepas dari kendala teknis. Informasi yang bocor menunjukkan ada masalah pada ketahanan baterai selama pengujian intensif.

Sel kedua berkapasitas 8.000 mAh mengalami pembengkakan, menyebabkan ketebalannya meningkat dari 4 mm menjadi 7,2 mm. Situasi ini merupakan tantangan yang harus segera diatasi oleh tim pengembangan Samsung.

Tantangan ini juga membuka peluang untuk inovasi lebih lanjut guna meningkatkan teknologi. Di industri yang berkembang dengan cepat, pengujian ketahanan harus berhasil agar produk dapat siap diluncurkan.

Kompetisi di Pasar Smartphone

Samsung terlihat terlambat dalam mengadopsi teknologi Silicon-Carbon dibandingkan dengan kompetitor seperti Honor dan Xiaomi. Keberhasilan merek-merek ini dalam menghadirkan baterai besar pada perangkat tipis mengindikasikan perlunya adaptasi cepat dari Samsung.

Teknologi Silicon-Carbon dikenal dengan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai Lithium-ion tradisional. Inovasi semacam ini memungkinkan produsen membuat perangkat yang lebih ramping tanpa mengorbankan kapasitas baterai.

Dengan meluncurkan baterai 20.000 mAh, Samsung berupaya mengejar ketertinggalan dan mungkin melampaui kompetitor lainnya. Ini menunjukkan bahwa fokus Samsung adalah pada inovasi dan pengembangan produk yang dapat bersaing di pasar.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Samsung Luncurkan Inovasi Baterai Smartphone 20.000 mAh Berbasis Silicon-Carbon

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!