Virus Nipah: Belum Ditemukan di Indonesia, Tapi India Berjuang Menghadapinya
Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa virus Nipah belum menjangkau Indonesia, meskipun virus ini sudah menginfeksi dua orang di India dan terbukti sangat virulen serta mematikan.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Pentingnya kewaspadaan dan pengendalian menjadi sorotan, seiring langkah-langkah proaktif yang diambil oleh negara-negara seperti India dan Thailand.
Virus Nipah terdeteksi di India sejak September 2025 dengan dua kasus resmi telah dilaporkan. Benjamin mengungkapkan, 'Nipah kan itu terjadi di India dari bulan September tahun lalu.'
Meski jumlah kasus belum mencapai 1.000, pemerintah India sudah menerapkan langkah-langkah ketat seperti lockdown untuk mencegah penularan lebih lanjut.
Dengan populasi India yang mencapai 1,5 miliar, risiko penyebaran virus ini menjadi perhatian utama. Sementara kasus yang dilaporkan menunjukkan infeksi fatal, angka kematiannya belum signifikan bagi populasi secara keseluruhan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Benjamin menggarisbawahi pentingnya memperkuat karantina kesehatan di semua pintu masuk Indonesia. Ia menyatakan, 'Maka karantina kesehatan kita harus kita perkuat.'
Pengawasan ketat di bandara ditetapkan sebagai prioritas, dengan pengecekan fasilitas karantina kesehatan di setiap terminal.
Mengacu pada pengalaman Thailand yang menerapkan kebijakan ketat di bandara, Benjamin menekankan bahwa langkah-langkah ini esensial untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Gejala awal dari infeksi virus Nipah seringkali berupa demam, yang dapat berkembang menjadi pneumonia. Benjamin menyebutkan, 'Menyebabkan pneumonia dan angka mortalitasnya tinggi.'
Dua tenaga kesehatan muda di Bengala Barat, India juga dilaporkan terinfeksi dan memerlukan perhatian serius. Keduanya menunjukkan gejala berat pada akhir Desember 2025 dan dinyatakan positif setelah dirawat.
Prof. Tjandra Yoga Aditama menyoroti pentingnya kapasitas diagnostik yang selaras dengan standar internasional, dengan menambahkan, 'Reputasi India National Institute of Virology memang sangat baik dan diakui secara internasional.'
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: