Upaya Jeffrey Epstein Menghapus Jejak Digital Skandal Seks Melalui Hacker Pribadi
Dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkapkan bahwa Jeffrey Epstein mencoba membersihkan jejak dari skandal seksualnya dengan bantuan seorang hacker profesional.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Penyelidikan oleh FBI menunjukkan adanya manipulasi sistematis terhadap informasi daring untuk membentuk kembali citra publik Epstein secara ilegal.
Salah satu bukti kuat mengenai tindakan ini terungkap dari email bocor yang dikirim oleh Al Seckel kepada Epstein pada tahun 2010, dengan subjek 'Hacking wiki again.'
Dalam email tersebut, tim hacker dilaporkan sudah berhasil menghapus foto mugshot Epstein dan mengubah labelnya dari 'sex offender' menjadi 'businessman, philanthropist'.
Tindakan ini menunjukkan adanya pendekatan yang terencana untuk menghilangkan jejak negatif dan memperbaiki citra Epstein di platform seperti Wikipedia.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Dokumen yang dirilis juga memperlihatkan nama hacker yang diduga terlibat, yaitu Vincenzo Iozzo, seorang ahli keamanan siber asal Italia.
Iozzo, pendiri perusahaan keamanan mobile Iperlane, dikenal di kalangan komunitas keamanan siber dan diakuisisi oleh CrowdStrike.
Ia juga dikenal sebagai spesialis dalam zero-day exploits dan diduga memiliki koneksi dengan hacker yang berpengalaman, termasuk dalam penjualan alat siber ofensif kepada lembaga pemerintah.
Keterlibatan Iozzo dalam tindakan yang dilakukan oleh Epstein menimbulkan pertanyaan penting mengenai etika dan transparansi dalam bidang keamanan siber.
Walaupun banyak temuan mengenai praktik ini sudah terungkap, hingga saat ini belum ada tuduhan resmi yang diajukan terhadap Iozzo.
Informasi yang tersedia bersumber dari dokumen publik, bocoran email, serta analisis independen yang terus diperdalam.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: