BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 30 JANUARI 2026 • 17:54 WIB

Transformasi E-Commerce: Aplikasi Tokopedia Menuju TikTok Shop

Transformasi E-Commerce: Aplikasi Tokopedia Menuju TikTok ShopTransformasi E-Commerce: Aplikasi Tokopedia Menuju TikTok Shop

Aplikasi Tokopedia akan dialihkan menuju platform TikTok Shop yang akan beroperasi secara terpisah dari TikTok. Rencana ini telah dilaporkan oleh beberapa sumber yang mengetahui dinamika di balik keputusan besar ini.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Informasi mengenai langkah ini mencuat setelah penggantian posisi CEO Tokopedia, menciptakan spekulasi mengenai masa depan platform e-commerce tersebut.

Konfirmasi Perpindahan Aplikasi

Akun Instagram @ecommurz mengungkap bahwa penutupan aplikasi Tokopedia sudah dibicarakan oleh narasumber yang dekat dengan situasi ini. Konfirmasi juga datang dari CNBC Indonesia, memperkuat kabar mengenai rencana ini.

Seorang juru bicara TikTok menyatakan, 'Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan.' Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan, mereka masih melihat potensi di pasar lokal.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Perubahan Manajemen dan Dampaknya

Isu penutupan terjadi setelah Melissa Siska Juminto, CEO yang telah memimpin Tokopedia, dipindahkan ke posisi komisaris. Perubahan ini menandakan adanya restrukturisasi yang signifikan terkait arah bisnis perusahaan.

GoTo juga telah menjual 75 persen saham Tokopedia kepada ByteDance, yang merupakan induk dari TikTok. Langkah ini memicu pemutusan hubungan kerja yang melibatkan sekitar 420 karyawan hingga Agustus 2025, menciptakan dampak langsung terhadap tenaga kerja di perusahaan.

Insentif dan Strategi di Pasar

Mengenai kebijakan iklan, TikTok ternyata memberikan subsidi hingga 30 persen untuk pedagang asal China yang berjualan di TikTok Shop. Namun, hal ini berbeda dengan pedagang lokal yang tidak mendapatkan insentif serupa, menimbulkan pertanyaan mengenai fairness dalam pemasaran.

Laporan dari Sensor Tower menunjukkan bahwa Tokopedia kini berada di posisi ketiga sebagai aplikasi retail dengan jumlah unduhan terbanyak di Indonesia, sementara TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh. Ini menggambarkan dinamika pasar yang sedang berubah cepat.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Transformasi E-Commerce: Aplikasi Tokopedia Menuju TikTok Shop

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!