Langkah Berani: Pengunduran Diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia
Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi mengundurkan diri dari posisinya pada 30 Januari 2026.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Keputusan ini diambil di tengah gejolak pasar modal yang terjadi baru-baru ini, dengan harapan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pasar.
Dalam pernyataannya, Iman Rachman menggarisbawahi bahwa keputusannya untuk mundur merupakan langkah yang krusial dalam menghadapi situasi pasar yang tidak stabil.
Ia juga menyatakan, 'Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini.'
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Iman memastikan bahwa mekanisme pergantian pimpinan akan mengikuti ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BEI.
Dalam pernyataan resmi, ia menjelaskan, 'Seluruh dokumentasi dan administrasi akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Nantinya akan ditunjuk Plt sampai ada direktur utama baru secara definitif.'
Pengunduran diri ini terjadi pada saat pasar modal memerlukan langkah stabilisasi dan pemulihan akibat tekanan yang signifikan.
Iman berharap bahwa keputusannya bisa membawa dampak positif, mengatakan, 'Saya berharap ini adalah yang terbaik bagi pasar modal Indonesia, dan semoga ke depan pasar kita bisa menjadi lebih baik.'
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: