Kekhawatiran Keamanan Menjelang Piala Dunia 2026 di AS
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, namun banyak yang meragukan keamanan bagi wisatawan internasional.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, menyarankan penggemar sepak bola untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke AS selama event bergengsi ini.
Sepp Blatter menyoroti pentingnya memperhatikan situasi politik dan kebijakan imigrasi saat ini di AS.
Dalam wawancara, akademisi antikorupsi Mark Pieth juga merekomendasikan agar penggemar sepak bola untuk tidak langsung memasuki Amerika Serikat.
Blatter mengingatkan, 'Untuk para penggemar, hanya ada satu nasihat: jauhi AS! Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini.'
Pieth menekankan bahwa menonton pertandingan dari rumah bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman bagi penggemar.
Salah satu persoalan utama adalah kekhawatiran terkait pintu masuk imigrasi di AS, yang mendapat tanggapan serius dari Pieth.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
'Setibanya di sana, para penggemar harus siap jika mereka tidak menyenangkan petugas, mereka bisa langsung dipulangkan dengan penerbangan berikutnya,' ujarnya.
Di samping isu imigrasi, kondisi keamanan dalam negeri AS menjadi fokus utama, mengingat ketegangan politik saat ini.
Pieth menambahkan bahwa operasi penegakan hukum oleh agen imigrasi dapat mengurangi minat wisatawan untuk datang ke negara tersebut.
Menanggapi situasi yang ada, pemerintah AS berupaya mengurangi kekhawatiran dengan meluncurkan FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS).
Sistem ini bertujuan memberikan prioritas bagi pemegang tiket Piala Dunia dalam jadwal wawancara visa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: