BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 17:37 WIB

KPK Tegaskan Tidak Ada Target Individu dalam Penanganan Kasus

KPK Tegaskan Tidak Ada Target Individu dalam Penanganan KasusKPK Tegaskan Tidak Ada Target Individu dalam Penanganan Kasus

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa lembaganya tidak pernah menargetkan individu tertentu dalam penanganan perkara korupsi. Pernyataan ini muncul untuk menjelaskan komentar Immanuel Ebenezer yang melibatkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Setyo menambahkan bahwa KPK beroperasi berdasarkan laporan masyarakat, bukan karena adanya target personal. Ia menyampaikan hal ini saat konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Klarifikasi KPK Terkait Proses Penanganan Kasus

Setyo Budiyanto menegaskan, "Kami ini tidak pernah memberikan atau menargetkan mana ini-itu dan sebagainya, nggak ada." Pernyataan ini menandakan komitmen KPK untuk menjaga proses investigasi tetap objektif.

Ia juga menyoroti bahwa penanganan kasus oleh KPK didasarkan pada fakta yang ditemukan selama proses investigasi. "Kalau kami melihat kalau itu di luar konteks pemeriksaan persidangan ya, itu apa saja mungkin bisa disampaikan," tambahnya.

Dengan demikian, KPK berusaha agar tidak terpengaruh oleh komentar-komentar yang tidak berbasis fakta. Ini menjadi bagian dari upaya mereka untuk menjaga integritas lembaga.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Reaksi Immanuel Ebenezer dalam Persidangan

Di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Immanuel Ebenezer menyatakan, "Pesan nih buat Pak Purbaya, nih. Pesan, Pak Purbaya. Modusnya hampir sama semua. Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih."

Pernyataan ini muncul dalam konteks dugaan adanya keterlibatan pihak-pihak tertentu. Noel, dalam pengakuannya, menggambarkan situasi yang berpotensi mengancam Purbaya, menyiratkan adanya 'pesta' yang mungkin terancam dengan kehadiran Menteri Keuangan.

Hal ini menunjukkan bagaimana implikasi dari pernyataan di persidangan dapat menarik perhatian publik dan juga KPK. Situasi ini menjadi semakin rumit dengan adanya ungkapan tentang 'keberadaan permainan' di balik dugaan proceder.

Kasus Pemerasan Terkait Immanuel Ebenezer

Saat ini, Immanuel Ebenezer terjerat kasus pemerasan yang melibatkan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. Jaksa menyatakan bahwa Noel didakwa meminta uang dengan jumlah mencapai Rp 3 miliar dalam proses tersebut.

Sampai saat ini, pengacara Noel belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan KPK atau keterangan tentang keterlibatan Menteri Keuangan yang disinggung oleh kliennya. Kasus ini menunjukkan tantangan besar dihadapi KPK dalam menangani masalah korupsi.

Isu ini tidak hanya mempengaruhi reputasi KPK, tetapi juga menyoroti kendala yang ada dalam sistem hukum dan pemerintahan di Indonesia, menciptakan pertanyaan tentang efektivitas langkah-langkah yang diambil.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

KPK Tegaskan Tidak Ada Target Individu dalam Penanganan Kasus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!