Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua: 34 Jenazah Teridentifikasi, Masih Menunggu Hasil DNA
Proses pencarian dan identifikasi korban tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus berjalan dengan cepat dan intensif. Hingga kini, 34 jenazah telah teridentifikasi dari total 50 kantong jenazah yang diterima.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa sisa jenazah masih dalam proses pemeriksaan DNA yang dilakukan di RSUD Cibabat Cimahi.
Tim DVI Polda Jawa Barat melanjutkan proses identifikasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu. Kombes Hendra menekankan, "Yang kemaren malam 50 kantong jenazah, yang sudah teridentifikasi 34, Sisanya masih menunggu Hasil DNA yang dititipkan di RSUD Cibabat Cimahi."
Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan postmortem dan pencocokan data antemortem untuk memastikan keakurasian pengidentifikasian. Mengingat kompleksitas kondisi di lokasi bencana, ketelitian merupakan hal yang sangat penting.
Hendra menuturkan, "Selama masih ada kantong jenazah yang diterima oleh Pos DVI, kami pastikan seluruh proses identifikasi akan diselesaikan secara tuntas." Pihak DVI berkomitmen untuk menjalankan tugas ini dengan penuh ketelitian.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Di hari kelima pencarian, tim K9 dari Ditsamapta Polda Jabar dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban yang kemungkinan masih tertimbun. Anjing pelacak ini berfungsi untuk mempercepat evakuasi terutama di area yang sulit diakses.
Kombes Hendra menekankan perlunya penggunaan tim K9 setiap hari untuk meningkatkan efisiensi pencarian. "Untuk K9 setiap hari selalu turun ya," ujarnya.
Menghadapi kondisi sulit di lokasi longsor, tim yang dilengkapi dengan anjing pelacak dan personel terlatih terus berusaha keras menemukan korban yang mungkin masih ada di bawah puing-puing.
Polda Jabar telah mengimbau masyarakat untuk bersabar sambil menunggu informasi resmi mengenai perkembangan pencarian dan identifikasi. Tim DVI berkomitmen untuk melakukan proses ini dengan hati-hati dan penuh tanggung jawab.
Kombes Hendra juga mengingatkan akan pentingnya dukungan dari masyarakat selama proses pencarian berlangsung. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mempercayakan semua langkah kepada tim yang bekerja di lapangan.
Tim DVI dan SAR terus berkolaborasi untuk memastikan semua jenazah yang ditemukan akan diproses dengan benar hingga dapat teridentifikasi sepenuhnya.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: