BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 27 JANUARI 2026 • 12:00 WIB

Permintaan Maaf TNI dan Polri Usai Kecelakaan Media Sosial Terkait Penjual Es Kue

Permintaan Maaf TNI dan Polri Usai Kecelakaan Media Sosial Terkait Penjual Es KuePermintaan Maaf TNI dan Polri Usai Kecelakaan Media Sosial Terkait Penjual Es Kue

Anggota TNI dan Polri baru-baru ini melakukan permintaan maaf setelah viralnya video yang melibatkan penjual es kue, Sudrajat, dengan tuduhan menjual produk berbahan spons.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Permintaan maaf ini dikeluarkan setelah pihak Polda Metro Jaya menyelidiki dan memastikan bahwa semua produk yang dijual adalah aman untuk dikonsumsi.

Kejadian Viral dan Tindak Lanjut

Peristiwa tersebut berawal dari video yang memperlihatkan dua anggota TNI dan Polri mengamankan Sudrajat, penjual es kue. Dalam video itu, seorang anggota berpakaian polisi mengatakan, 'Penjual es kue jadul, yang dulu pernah kita makan. Nah sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya, karena ini sudah rekayasa, bukan bahan kue lagi, tapi bahan spons.'

Setelah video viral, pihak berwenang segera melakukan penyelidikan dan mengambil sampel dari produk yang dijual. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh demi memastikan keamaan produk tersebut.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Hasil Pemeriksaan dan Permohonan Maaf

Tim Keamanan Pangan Polda Metro Jaya kemudian menyatakan bahwa semua sampel, termasuk es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses, aman untuk dikonsumsi. Roby menegaskan, 'Tim dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas: Produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya.'

Aiptu Ikhwan Mulyadi, salah satu anggota yang terlibat dalam kejadian ini, mengungkapkan permohonan maafnya, dengan mengatakan, 'Kami menyadari bahwa kami telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah.' Permintaan maaf ini ditujukan khususnya kepada Sudrajat yang kehidupannya terdampak oleh insiden ini.

Komitmen untuk Kualitas dan Prosedur yang Lebih Baik

Ikhwan menekankan komitmennya untuk lebih berhati-hati di masa depan, agar proses klarifikasi dilakukan sebelum informasi disampaikan kepada publik. Ia menyiarkan pentingnya menjalankan prosedur yang tepat dalam menangani laporan dari masyarakat.

Ia menegaskan, 'Kami tetap bertekad memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan humanis bagi seluruh masyarakat.' Melalui pernyataan ini, pihak TNI dan Polri berharap bisa memulihkan kepercayaan masyarakat dan memastikan keamanan lingkungan.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Permintaan Maaf TNI dan Polri Usai Kecelakaan Media Sosial Terkait Penjual Es Kue

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!