Wabah Virus Nipah Serang Benggala Barat, Karantina Ratusan Orang
Wabah virus Nipah tengah mengguncang India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, dengan lima kasus yang telah dikonfirmasi baru-baru ini.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Sekitar 100 orang kini diminta untuk melakukan karantina di rumah, sementara tim respons pusat dari pemerintah mulai bekerja untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Saat ini, pasien yang terinfeksi dirawat di beberapa rumah sakit sekitar Kolkata. Di antara mereka, ada laporan mengenai satu pasien dalam kondisi kritis, termasuk dua perawat dan satu dokter yang juga telah terinfeksi.
Sumber dari mana infeksi ini bermula diduga berasal dari pasien yang dirawat di rumah sakit swasta dekat Kolkata. Dugaan interaksi antara individu yang terinfeksi terjadi pada periode 28 hingga 30 Desember, di mana gejala mulai muncul antara 31 Desember hingga 2 Januari.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Otoritas kesehatan India kini menggarisbawahi perlunya memperkuat pelacakan kontak dan menerapkan langkah-langkah karantina yang ketat. Kepatuhan pada pedoman karantina menjadi fokus utama, terutama untuk melindungi tenaga medis yang terlibat dalam penanganan pasien.
Seorang pejabat senior dari Kementerian Kesehatan India menyatakan, 'Mengingat seriusnya infeksi virus Nipah, situasi ini ditangani dengan prioritas utama.' Penggunaan masker pun kembali disarankan, dan semua kasus saat ini berada dalam pengawasan ketat.
Virus Nipah dikenal sebagai patogen berisiko tinggi menurut Organisasi Kesehatan Dunia, dengan angka kematian antara 40 hingga 75% tergantung pada strain virus. Saat ini, belum ada vaksin atau obat yang disetujui untuk penanganannya.
Infeksi dengan virus ini sering kali dimulai dengan gejala tidak spesifik dan dapat berkembang menjadi penyakit serius seperti ensefalitis. CDC mencatat bahwa masa inkubasi virus Nipah umumnya berkisar antara empat hingga 21 hari, dengan gejala awal yang sering mirip dengan flu.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: