Polisi Selidiki Dugaan Es Kue Berbahan Spons di Jakarta Pusat
Penyelidikan mengenai es kue jadul yang diduga terbuat dari bahan spons telah dimulai oleh kepolisian Jakarta Pusat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan bahwa mereka sudah mengambil langkah cepat setelah menerima laporan terkait isu ini.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Tindakan cepat ini berawal dari video viral di media sosial yang menunjukkan es kue meleleh seperti spons. Meski hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa produk tersebut aman, proses investigasi masih terus berlangsung.
Penyelidikan es kue ini dipicu oleh video yang menampilkan seorang pria menjelaskan tentang produk yang disinyalir terbuat dari bahan spons. Dalam video tersebut, pria itu membakar es kue sambil memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati.
AKBP Roby Heri Saputra, dalam pernyataannya, menjelaskan, 'Begitu informasi diterima, kami langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi.' Tim kepolisian juga mengamankan barang dagangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Tim Keamanan Pangan dari Dokpol Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan detail terhadap beberapa sampel, termasuk es kue dan produk terkait lainnya. Hasil awal dari pemeriksaan menunjukkan bahwa semua produk tersebut aman dan tidak mengandung zat berbahaya.
Roby menegaskan, 'Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas.' Meskipun demikian, Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri juga melakukan pengambilan sampel untuk memastikan keamanan produk di pasar.
Setelah pemeriksaan yang dinyatakan aman, seorang pedagang bernama Suderajat telah dipulangkan ke rumahnya di Kota Depok. Pihak kepolisian memberikan kompensasi atas barang dagangan yang sempat diamankan, mengingat pentingnya dukungan bagi pedagang kecil.
Roby menyatakan, 'Kami memahami bahwa pedagang kecil sangat bergantung pada hasil jualan harian, oleh karena itu kami mengganti kerugian.' Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: