Kenaikan Jumlah Petugas Haji TNI-Polri Hingga 183 Orang untuk Tahun 2026
Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengumumkan bahwa jumlah petugas haji dari TNI-Polri akan meningkat menjadi 183 orang pada tahun 2026.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Kenaikan ini mencerminkan lonjakan signifikan, yaitu 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 75 orang.
Gus Irfan menyampaikan informasi mengenai jumlah petugas haji tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Ia menegaskan, 'TNI-Polri hari ini kita ada 183 orang. Tahun kemarin ada 75, berarti ada kenaikan hampir 100 persen lebih.'
Kenaikan jumlah ini dianggap sebagai langkah krusial untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji. Kebijakan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Menteri Haji juga menjelaskan bahwa semua petugas, termasuk yang berasal dari kalangan TNI-Polri, saat ini sedang menjalani pelatihan. 'Dan di asrama haji sekarang sedang ada pelatihan, termasuk mereka juga ikut berlatih di sana,' tegasnya.
Sebagian besar petugas tersebut akan bertugas untuk Perlindungan Jamaah (Linjam) dalam upaya menjamin keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah haji.
Gus Irfan menambahkan bahwa petugas TNI-Polri akan ditempatkan di berbagai sektor pelayanan, termasuk pelayan lansia dan konsumsi. 'Karena kita ingin bahwa teman-teman TNI-Polri ada di beberapa layanan bisa terwakili semuanya,' ujarnya.
Dengan penempatan ini, diharapkan petugas dari TNI dan Polri dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan profesional, serta menciptakan rasa aman bagi jamaah haji.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: