BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 20 JANUARI 2026 • 18:08 WIB

Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500: Apa yang Terjadi?

Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500: Apa yang Terjadi?Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500: Apa yang Terjadi?

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan penjelasan mengenai insiden jatuhnya Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, dugaan awal menunjukkan adanya masalah teknis.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Kementerian Perhubungan juga merilis kronologi lengkap kejadian serta langkah-langkah pencarian yang telah dilakukan pihak berwenang.

Informasi Awal dan Dimulainya Investigasi

Lasarus mengungkapkan pada rapat kerja bahwa pesawat tampak menyimpang dari jalur penerbangan yang seharusnya. "Memang kalau kita melihat ya dari sisi teknis, tentu bukan kewenangan kami untuk menyampaikan ya, kenapa pesawat ini berbelok ke arah situ yang sebetulnya bukan jalurnya itu," ungkapnya di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dari laporan yang beredar, pesawat mengalami masalah mesin sebelum insiden terjadi. Untuk menelusuri lebih dalam, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi resmi untuk menentukan penyebab kecelakaan.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Kronologi Kejadian

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Sabtu, 17 Januari 2026, saat pesawat berangkat dari Yogyakarta. Pesawat yang di-carter oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ini mengangkut 10 orang, terdiri dari 7 awak dan 3 penumpang, yang berencana mendarat di Makassar.

Saat pesawat mendekat, pengawas udara dari Air Traffic Control (ATC) mencatat ketidaksesuaian jalur penerbangan. "Kemudian komunikasi antara ATC dan pesawat terputus atau lost contact dan ATC segera mendeklarasikan fase darurat atau distress phase sesuai prosedur," jelas Dudy.

Operasi Pencarian dan Penemuan

Operasi pencarian mulai dilakukan pada Minggu, 18 Januari 2026, dengan pemanfaatan drone dari TNI Angkatan Udara di area yang diperkirakan sebagai lokasi kecelakaan. Tim pencari berhasil menemukan serpihan pesawat dan satu jenazah pada hari yang sama, sekitar pukul 11.59 WITA.

Dudy menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang buruk menjadi rintangan signifikan bagi tim penyelamat. "Dari pagi hingga sore itu cuacanya hujan dan itu sangat menyulitkan bagi tim penyelamat atau tim rescuer untuk melaksanakan pekerjaannya," tandasnya.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kronologi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500: Apa yang Terjadi?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!