BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 19 JANUARI 2026 • 12:39 WIB

Perubahan Ejaan Nama Negara: Dari Thailand Menjadi Tailan dan Implikasinya

Perubahan Ejaan Nama Negara: Dari Thailand Menjadi Tailan dan ImplikasinyaPerubahan Ejaan Nama Negara: Dari Thailand Menjadi Tailan dan Implikasinya

Pemerintah Indonesia baru-baru ini melakukan pembaruan standar ejaan nama-nama negara, yang mengubah Thailand menjadi Tailan. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan konsistensi dengan kaidah bahasa Indonesia.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Dokumen resmi mengenai perubahan ini diumumkan dalam sidang UNGEGN di New York, yang berlangsung dari 28 April hingga 2 Mei 2025. Selain Thailand, sejumlah nama lain, seperti Paraguay menjadi Paraguai, juga mengalami perubahan serupa.

Latar Belakang Perubahan Ejaan

Inisiatif untuk melakukan standarisasi ejaan nama negara asing dalam bahasa Indonesia sebenarnya sudah diajukan sejak tahun 2019. Mengikuti prosedur internasional, Indonesia mengumpulkan daftar nama ibu kota dan negara secara komprehensif di forum UNGEGN.

Tahun 2024 menjadi titik awal bagi pemerintah untuk memperbarui ejaan berdasarkan sistem ortografi dan fonologi yang lebih tepat. Proses ini bertujuan menjaga keselarasan antara penulisan dan pelafalan bahasa Indonesia dengan merujuk pada daftar nama resmi anggota PBB.

Hafidz Muksin, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, menyatakan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari tugas Badan Informasi Geospasial. Kerja sama dilakukan dengan berbagai lembaga negara, termasuk Kementerian Luar Negeri dan perguruan tinggi untuk memastikan akurasi ejaan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Daftar Perubahan Nama Negara

Dokumen resmi dari UNGEGN mencantumkan 194 nama negara yang telah diubah sesuai dengan standar baru. Beberapa perubahan lainnya mencakup nama-nama seperti Bangladesh menjadi Banglades dan Swiss menjadi Swis.

Setelah disetujui oleh UNGEGN, nama-nama negara yang telah disesuaikan direncanakan untuk dimasukkan dalam edisi terbaru Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Pembaruan ini merupakan langkah penting untuk mempermudah masyarakat dalam memahami nama-nama negara asing.

Dengan adanya perubahan ini, diharapkan masyarakat akan lebih mengenali dan memahami nama-nama negara internasional dengan cara yang lebih akurat. Ini juga diharapkan dapat mengurangi kebingungan yang sering muncul akibat perbedaan ejaan.

Implikasi Perubahan Ejaan

Perubahan ejaan ini lebih dari sekadar konsistensi dalam penggunaan bahasa; ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman linguistik masyarakat. Dengan memformalkan ejaan yang selaras dengan pelafalan, diharapkan ada aksesibilitas yang lebih baik terhadap informasi internasional.

Hafidz menekankan pentingnya pembaruan ini bagi keberlangsungan bahasa Indonesia. Proses penyelarasan ini diharapkan dapat menjamin keutuhan dan kelestarian bahasa, sekaligus memperkaya kosakata yang ada.

Dengan langkah ini, Indonesia memperkuat posisinya dalam mempromosikan bahasa secara global. Pembaruan ejaan menjadi bagian dari keinginan untuk menjadikan bahasa Indonesia lebih inklusif dan mudah dipahami di kalangan generasi muda.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perubahan Ejaan Nama Negara: Dari Thailand Menjadi Tailan dan Implikasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!