Raja Yordania Bergabung dengan Inisiatif Perdamaian Gaza yang Diprakarsai Trump
Raja Yordania Abdullah II kini resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza setelah menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kementerian Luar Negeri Yordania mengonfirmasi bahwa langkah ini sedang dalam tahap tinjauan prosedur hukum.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Kementerian menyatakan, "Yordania menghargai peran kepemimpinan Presiden Trump dalam mencapai gencatan senjata di Gaza serta berbagai upaya yang dilakukannya untuk mewujudkan keamanan, stabilitas, dan perdamaian."
Pada hari yang sama dengan penerimaan undangan dari Trump, Dr. Ali Shaath dilantik sebagai kepala National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). Langkah pertamanya adalah mengadopsi dan menandatangani pernyataan misi komite tersebut.
Pelantikan ini diumumkan oleh Gedung Putih, yang juga merilis daftar anggota komite Gaza. Komite ini didirikan sebagai bagian dari rencana 20 poin Presiden Trump untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung lama di wilayah itu.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Sebagai bagian dari upaya perdamaian ini, Gedung Putih juga mengumumkan pembentukan Gaza Executive Board. Dewan ini bertujuan membantu tata kelola dan layanan di Gaza, dengan melibatkan sejumlah tokoh penting seperti Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan.
Steve Witkoff, utusan khusus Trump, menyatakan bahwa dewan tersebut akan berperan penting dalam mendukung proses administrasi di Gaza. Witkoff mengumumkan dimulainya fase kedua rencana gencatan senjata yang akan fokus pada demiliterisasi dan tata kelola teknokratik.
Fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata sudah efektif sejak 10 Oktober, yang berhasil menghentikan perang Israel di Gaza. Konflik tersebut telah mengakibatkan lebih dari 71.000 kematian dan lebih dari 171.000 orang terluka, menunjukkan dampak tragis dari ketidakstabilan di wilayah tersebut.
Dengan keberadaan Dewan Perdamaian yang baru dibentuk serta partisipasi Raja Yordania, terlihat harapan untuk mencapai penyelesaian konflik yang lebih permanen dan memberikan dampak positif bagi warga Gaza.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: