BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 16 JANUARI 2026 • 20:50 WIB

Eggi Sudjana: Pertemuan dengan Jokowi Jadi Peluang Bukan untuk Minta Maaf

Eggi Sudjana: Pertemuan dengan Jokowi Jadi Peluang Bukan untuk Minta MaafEggi Sudjana: Pertemuan dengan Jokowi Jadi Peluang Bukan untuk Minta Maaf

Eggi Sudjana, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo, kini telah menerima surat penghentian penyidikan (SP3). Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Jokowi bertujuan untuk menegakkan kebenaran, bukan untuk meminta maaf.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Pertemuan yang terjadi pada 16 Januari 2026 di Terminal IIF Bandara Soekarno Hatta ini merupakan momentum penting bagi Eggi untuk menyampaikan pandangannya terkait konflik hukum yang sedang dihadapinya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada permohonan restorative justice yang dilayangkannya sebelum pertemuan tersebut.

Menegakkan Kebenaran dalam Pertemuan

Dalam pertemuan dengan Jokowi, Eggi berusaha menyoroti pentingnya dialog yang mencerminkan dua perspektif, yaitu kebenaran dan kebatilan. Ia berkomitmen untuk mencari solusi damai dalam menghadapi konflik hukum yang terjadi.

Eggi menyatakan, "Nggak bisa saya mohon. Nggak bisa juga Jokowi yang mohon," menekankan pentingnya kesepakatan bersama dalam proses restorative justice. Hal ini menunjukkan bahwa ia ingin ada upaya bersama untuk mencapai kejelasan hukum.

Mengaitkan dengan ajaran Islam, Eggi berpendapat bahwa yang namanya kebatilan akan hilang ketika kebenaran datang. Ia menekankan bahwa menampilkan kebenaran harus dilakukan melalui dialog dan tabayun.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Menjawab Isu Restorative Justice

Menanggapi isu yang viral seputar restorative justice, Eggi menjelaskan bahwa pengajuan tersebut harus berdasarkan kesepakatan, bukan sepihak. Ia merasa bahwa prosedur hukum yang dijalaninya selama ini tidak sesuai dengan haknya.

"Kebenaran yang dimaksud adalah penetapan dirinya sebagai tersangka yang dianggap tidak sesuai prosedur hukum," ujar Eggi, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap proses legal yang berjalan.

Juga diungkapkan bahwa selama ini ia tidak pernah menjalani proses penyidikan yang benar dan merasa bahwa kebijakan tersebut melanggar undang-undang perlindungan saksi dan korban.

Inisiasi Pertemuan oleh Kuasa Hukum

Dari pihak Eggi, kuasa hukum Elida Netty mengonfirmasi bahwa pertemuan dengan Jokowi adalah inisiatif dirinya. Dalam upayanya, Elida ingin mendiskusikan kemungkinan pengajuan restorative justice.

Elida sempat menawarkan opsi restorative justice kepada Eggi, dan ia menerima tawaran itu dengan positif. Ini mendorong Eggi untuk mencari cara berkomunikasi langsung dengan Jokowi.

Suasana di pertemuan tersebut cukup akrab, dengan Eggi dijamu hidangan istimewa, gambaran sikap bersahabat di tengah konflik hukum yang sedang berlangsung.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Eggi Sudjana: Pertemuan dengan Jokowi Jadi Peluang Bukan untuk Minta Maaf

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!