BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 15 JANUARI 2026 • 14:30 WIB

Kisah Tragis Seorang Pendaki Muda yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

Kisah Tragis Seorang Pendaki Muda yang Ditemukan Tewas di Gunung SlametKisah Tragis Seorang Pendaki Muda yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

Syafiq Ridhan Ali Razan, seorang pendaki berusia 18 tahun, ditemukan tewas setelah 17 hari pencarian di Gunung Slamet, Jawa Tengah. Diperkirakan, ia meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum jasadnya ditemukan.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Ketua Operasi SAR Wanadri, Arie Affandi, menyatakan bahwa lokasi penemuan korban cukup dekat dari titik ia terpisah dari rombongannya, di mana beberapa barang miliknya juga ditemukan di area tersebut.

Proses Pencarian yang Berliku

Pencarian Syafiq dimulai setelah ia dilaporkan hilang pada 5 Januari 2026. Tim pencari yang terdiri dari berbagai organisasi dan relawan bergerak intensif di sekitar Gunung Slamet.

Selama pencarian, tim menghadapi banyak tantangan, termasuk cuaca yang tidak mendukung dan kondisi medan yang sulit. Beberapa kali, pencarian harus dihentikan akibat cuaca buruk, termasuk badai yang terjadi di area gunung.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Temuan Lingkungan dan Dugaan Penyebab Kematian

Syafiq ditemukan tidak jauh dari tebing kawah dalam keadaan tubuh yang masih relatif baik meski telah beberapa hari berlalu sejak kematiannya. Arie Affandi menduga, 'Korban sepertinya baru saja meninggal dunia. Perkiraan kami sekitar empat sampai lima hari.'

Dugaan penyebab kematian Syafiq berpotensi berkaitan dengan hipotermia yang dialaminya. Penemuan pakaian korban yang tidak lengkap seperti celana dan sepatu menunjukkan bahwa ia mungkin mengalami kesulitan sebelum meninggal.

Barang Bukti dan Indikasi Kondisi Darurat

Di lokasi penemuan, berbagai barang milik Syafiq ditemukan dalam keadaan berserakan, memperlihatkan tanda-tanda bahwa ia sedang dalam kondisi darurat. 'Di sekitar situ juga ada ceceran barang, seperti dompet, tracking pole, senter, emergency blanket, dan perlengkapan lainnya,' ujar Affandi.

Temuan tersebut menunjukkan betapa seriusnya situasi yang harus dihadapi Syafiq sebelum ia meninggal. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat melakukan kegiatan pendakian.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kisah Tragis Seorang Pendaki Muda yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!