BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 14 JANUARI 2026 • 19:24 WIB

Pembongkaran Tiang Monorel di Jakarta: Harapan Baru untuk Pemandangan Kota

Pembongkaran Tiang Monorel di Jakarta: Harapan Baru untuk Pemandangan KotaPembongkaran Tiang Monorel di Jakarta: Harapan Baru untuk Pemandangan Kota

Pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi momen penting bagi warga Jakarta. Mantan Gubernur DKI, Sutiyoso, merasa bangga dengan langkah yang diambil oleh Gubernur Pramono Anung ini.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Ia berharap dengan hilangnya tiang-tiang tersebut, pemandangan yang selama ini dianggap mengganggu dapat kembali indah dan menyenangkan bagi pengguna jalan. Pembongkaran ini juga diharapkan menandai babak baru dalam tata ruang kota.

Pentingnya Pembongkaran Tiang Monorel

Pembongkaran tiang monorel ini berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026. Sutiyoso, yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1997 hingga 2007, mengatakan bahwa pembongkaran ini sangat penting untuk meningkatkan pemandangan di kawasan Kuningan.

Dalam sambutannya, Sutiyoso mengungkapkan rasa terima kasihnya, "Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan kalau saya lewat sini nggak sakit mata lagi saya." Apa yang disampaikan mencerminkan harapan banyak warga Jakarta untuk penataan ruang yang lebih baik.

Tiang-tiang yang dibongkar diharapkan dapat mengurangi beban visual yang selama ini mengganggu pengguna jalan. Upaya ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menanggapi aspirasi masyarakat.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Refleksi Masa Lalu Proyek Monorel

Sutiyoso, meskipun bangga, juga merasakan kesedihan atas proyek monorel yang ia inisiasi. Dalam ungkapannya, ia mengatakan, "Saya terus berpikir gini, aduh, ya sedih aja ya. Aku yang mulai proyeknya, tapi akhirnya jadi begini."

Ungkapan tersebut menunjukkan penyesalan terkait kerumitan yang dialami selama proyek monorel terhenti. Tiang-tiang yang dibongkar menjadi simbol dari ketidakpastian dalam pengembangan transportasi publik Jakarta.

Selama bertahun-tahun, proyek ini menyerap banyak sumber daya tanpa hasil yang signifikan. Sebagai mantan Gubernur, Sutiyoso merasa bertanggung jawab atas perkembangan yang tidak berjalan sesuai rencana.

Apresiasi Terhadap Pihak Terkait

Sutiyoso juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Pramono dan jajaran pemerintah yang mendukung pembongkaran ini. Ia menekankan pentingnya peran aktif semua pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi dan Komisi Pemberantasan Korupsi, dalam proses tersebut.

Ia mengungkapkan, "Saya terima kasih juga pada pendamping-pendamping gubernur, Pak Wagub, Pak Kajati, juga KPK yang sudah mendukung, ini berarti tidak ada masalah lagi ya."

Kerja sama antar lembaga dalam pembongkaran tiang monorel ini mencerminkan transisi positif dalam pengelolaan infrastruktur publik. Diharapkan, langkah ini menjadi awal perbaikan yang lebih luas di sektor lainnya.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembongkaran Tiang Monorel di Jakarta: Harapan Baru untuk Pemandangan Kota

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!