BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 15:50 WIB

Risiko Kesehatan yang Mengintai Akibat Kurangnya Asupan Cairan

Risiko Kesehatan yang Mengintai Akibat Kurangnya Asupan CairanRisiko Kesehatan yang Mengintai Akibat Kurangnya Asupan Cairan

Minum air yang cukup dalam aktivitas sehari-hari sering kali diremehkan. Padahal, kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Air memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai efek dehidrasi dan cara menjaga hidrasi.

Dehidrasi dan Dampaknya terhadap Kesehatan

Dehidrasi adalah kondisi saat tubuh kehabisan cairan karena kehilangan lebih banyak daripada yang dikonsumsi. Gejala awal yang biasa dirasakan termasuk rasa haus yang berkelanjutan serta mulut yang kering.

Saat dehidrasi mulai memburuk, individu dapat mengalami pusing, kelelahan, dan penurunan kondisi fisik secara keseluruhan. Menurut Dr. John Doe, seorang ahli gizi, 'Dehidrasi ringan saja sudah dapat mengganggu fokus kita dalam beraktivitas.'

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kehilangan 2% dari total cairan tubuh sudah cukup untuk memengaruhi kinerja fisik dan mental. Ini terlihat sangat serius, terutama bagi mereka yang terlibat dalam aktivitas olahraga.

Lebih lanjut, dehidrasi dapat memengaruhi suhu tubuh, menyulitkan tubuh dalam beradaptasi dengan cuaca panas. Oleh karena itu, memastikan kebutuhan cairan terpenuhi sangat penting untuk kesehatan.

Dampak Kurang Air terhadap Fungsi Organ

Kekurangan air sangat memengaruhi fungsi organ, terutama ginjal dan jantung. Ginjal berfungsi menyaring limbah dari darah dan mengeluarkannya melalui urin; tanpa cukup air, proses ini tidak dapat berjalan dengan optimal.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Kondisi ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Selain itu, jantung juga terpengaruh akibat berkurangnya volume darah karena dehidrasi, yang meningkatkan detak jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan cairan berkelanjutan dapat menyebabkan berbagai penyakit serius. Para ahli menyarankan agar menjaga hidrasi menjadi prioritas utama untuk mencegah munculnya penyakit kronis.

Dengan berbagai masalah kesehatan yang tergantung pada asupan air, penting bagi kita untuk memperhatikan kebutuhan hidrasi harian.

Cara Menjaga Hidrasi Tubuh

Menjaga hidrasi tubuh sebenarnya tidak sulit. Salah satu cara paling efektif adalah dengan membiasakan diri untuk minum air putih secara teratur sepanjang hari, dengan target minimal 8 gelas sehari.

Mengonsumsi makanan yang kaya cairan, seperti buah-buahan dan sayuran, juga sangat mendukung. Buah-buahan seperti semangka dan jeruk dapat memberikan asupan cairan tambahan yang nikmat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Kesehatan yang Mengintai Akibat Kurangnya Asupan Cairan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!