BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 15:51 WIB

Mengapa Perceived Time Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Mengapa Perceived Time Berubah Seiring Bertambahnya UsiaMengapa Perceived Time Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Banyak orang merasakan bahwa waktu seolah melesat lebih cepat ketika mereka menginjak usia dewasa. Berbagai aspek psikologis dan biologis berkontribusi pada pengalaman ini.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Rutinitas yang monoton dan pengalaman baru yang berkurang sering kali membuat waktu terasa lebih singkat dibandingkan masa kanak-kanak yang penuh eksplorasi.

Psikologi Persepsi dan Waktu

Salah satu penyebab utama mengapa waktu terasa lebih cepat bagi orang dewasa adalah persepsi psikologis. Seiring bertambahnya usia, otak kita lebih cenderung mengategorikan pengalaman yang sama, yang membuat waktu terasa lebih singkat.

Saat kita mengenang masa kecil, ingatan tentang pengalaman baru mengisi pikiran kita. Namun, rutinitas sehari-hari sebagai orang dewasa sering menghasilkan lebih sedikit kenangan baru, sehingga waktu terasa meluncur lebih cepat.

Dr. Philip Zimbardo, seorang psikolog terkenal, menyatakan, 'Pikiran kita lebih bisa merasakan waktu saat kita terlibat sepenuhnya dalam momen.' Jika selama ini kita tidak sepenuhnya terlibat, kita mungkin merasakan bahwa waktu berlalu lebih cepat.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Dampak Rutinitas Sehari-hari

Memasuki masa dewasa, kehidupan sehari-hari biasanya terstruktur dan penuh rutinitas. Tanggung jawab pekerjaan, keluarga, dan kewajiban lainnya menyita hampir seluruh waktu kita.

Berbeda dengan masa kecil yang penuh dengan permainan dan eksplorasi, di fase dewasa, waktu seringkali dihabiskan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang berulang baik di rumah maupun di tempat kerja, sehingga mengurangi kesempatan untuk menciptakan pengalaman baru.

Ahli neurologi David Eagleman berpendapat, 'Pengalaman yang kaya dan beragam dapat memperlambat persepsi kita terhadap waktu.' Oleh karena itu, kebiasaan yang monoton dapat menyebabkan waktu terasa meluncur lebih cepat.

Perubahan Biologis di Otak

Faktor biologis juga memainkan peran penting dalam bagaimana kita merasakan waktu seiring bertambahnya usia. Penelitian menunjukkan bahwa neuron dalam otak mengalami penurunan kecepatan sinyal seiring bertambahnya umur.

Akibatnya, proses pengolahan waktu dalam otak menjadi kurang efisien. Hal ini berpotensi menyebabkan persepsi bahwa waktu bergerak lebih cepat dibandingkan saat kita lebih muda.

Dr. Alain de Botton, seorang penulis dan pemikir, menegaskan, 'Makin tua kita, makin sedikit waktu yang terasa penuh dan berharga.' Ini menunjukkan bahwa persepsi waktu dipengaruhi oleh fase kehidupan serta kondisi kesehatan mental dan fisik kita.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Perceived Time Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!