Fenomena Makanan Manis: Kenapa Kita Sering Lupa Waktu?
Kamu mungkin pernah merasakan waktu yang berlalu begitu cepat saat menikmati makanan manis. Dari kue, cokelat, hingga es krim, semua itu seringkali membuat kita kehilangan jejak waktu.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik sensasi ini. Fenomena ini tidak hanya soal rasa enak, tetapi juga terkait dengan reaksi tubuh kita.
Saat mengonsumsi makanan manis, tubuh kita melepaskan hormon dopamin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Hormon ini menciptakan perasaan senang yang kuat, sehingga kita cenderung ingin terus menikmati makanan manis.
Hal ini menyebabkan banyak orang kehilangan jejak waktu saat terlibat dalam konsumsi makanan manis. Rasa manis yang kuat memicu keinginan untuk mencari lebih banyak makanan yang memberikan sensasi serupa.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Makanan manis sering dianggap sebagai comfort food yang dapat mengurangi stres. Manisnya makanan membuat kita merasa lebih tenang dan terlupakan dari tekanan sehari-hari.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa rasa manis dapat meningkatkan mood seseorang. Ketika menikmati makanan manis, kita seakan terjebak dalam dunia yang lebih positif.
Saat menikmati makanan manis, kita cenderung lebih santai dan tidak terburu-buru. Dalam momen tersebut, waktu seolah menjadi tidak relevan karena kita sepenuhnya tenggelam dalam kenikmatan.
Kadang-kadang kita sampai lupa dengan kesibukan atau janji yang telah dibuat karena terbuai dengan satu porsi lagi kue cokelat atau es krim. Ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik makanan manis.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: