BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 14:32 WIB

Pembunuhan Tragis Anak Politikus di Cilegon: Masalah Ekonomi yang Mendorong Tindakan Kejam

Pembunuhan Tragis Anak Politikus di Cilegon: Masalah Ekonomi yang Mendorong Tindakan KejamPembunuhan Tragis Anak Politikus di Cilegon: Masalah Ekonomi yang Mendorong Tindakan Kejam

Pembunuhan MAHM, anak dari anggota dewan pakar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon, Maman Suherman, terungkap menyimpan latar belakang yang kelam. Tindakan kejam ini dilakukan oleh HA, yang terdesak masalah keuangan yang semakin memburuk.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Awalnya berniat mencuri, HA terpaksa mengambil tindakan drastis setelah aksinya ditemukan oleh korban. Motif dibalik tragedi ini murni berakar dari masalah ekonomi yang menghimpit pelaku.

Motif Kejahatan: Terdesak Masalah Keuangan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, mengungkap bahwa pelaku terjerat dalam masalah ekonomi parah. "Yang bersangkutan ini melakukan aksinya karena dilatarbelakangi motif ekonomi," jelasnya.

Pelaku, HA, diketahui melakukan pencurian di Perumahan BBS III, Ciwaduk. Namun, saat aksinya terpergok, tindakan tersebut berubah menjadi tragedi ketika ia menghabisi nyawa korban dengan pisau.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Kesulitan Finansial dan Keterlibatan dalam Investasi

Penyidik mengungkap bahwa sebelum kejadian, HA terlibat dalam investasi saham kripto dengan modal awal Rp 400 juta, hasil tabungannya bersama istri. Sayangnya, hasil awal yang cukup memuaskan berujung pada kerugian besar.

Dian Setyawan menerangkan, "Dari Rp 4 miliar ini yang bersangkutan berpuas, kemudian dimainkan lagi sehingga yang bersangkutan kalah." Hal ini menambah tekanan finansial pada pelaku.

Utang Menumpuk dan Faktor Kesehatan

Setelah mengalami kerugian dalam investasi, HA mencoba bangkit dengan mengajukan pinjaman dari berbagai sumber, termasuk Rp 700 juta dari Bank Mandiri. Namun, ia justru terjerat dalam utang yang semakin menumpuk.

Di samping masalah finansial, HA juga terpaksa menghadapi kondisi kesehatan yang serius, yakni kanker stadium 3 yang dideritanya sejak tahun 2020, membuatnya harus menjalani pengobatan rutin.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembunuhan Tragis Anak Politikus di Cilegon: Masalah Ekonomi yang Mendorong Tindakan Kejam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!