Penangkapan Terduga Pembunuh Anak Politikus, Maman Suherman
Polisi Cilegon telah menangkap terduga pelaku dari pembunuhan anak politikus PKS, Maman Suherman, bernama HA (31) di Banten. Pengakuan pelaku terungkap saat proses interogasi, menunjukkan keterlibatan dalam kasus tragis ini.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Pembunuhan terjadi di rumah Maman Suherman pada 16 Desember 2025, di mana anak berusia 9 tahun ditemukan tewas dengan 19 luka di tubuhnya. Kasus ini menghebohkan publik dan menjadi sorotan besar di media.
Kejadian tragis ini berlangsung di perumahan BBS 3, Cilegon, di mana korban ditemukan dengan luka parah akibat senjata tajam dan benda tumpul. Penyelidik mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus ini, salah satunya karena CCTV yang tidak berfungsi dan kurangnya pengawasan di area tersebut.
Korban, yang berusia 9 tahun, ditemukan tewas setelah terduga pelaku ditangkap pada 3 Januari 2026, setelah juga diduga terlibat dalam pencurian di rumah eks anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Kapolsek Cilegon, AKP Firman Al Hamid, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku mengakui perbuatannya saat diinterogasi. Ia menyatakan, "Iya, jadi ketika ketangkep kita interogasi dibawa muter sambil interogasi ya itu mengakui melakukan (pembunuhan) di rumah haji Maman."
Firman juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku mengaku telah melakukan tiga kali pencurian, yang menyoroti modus operandi kriminal yang lebih luas dari yang terungkap sebelumnya.
Proses penangkapan pelaku dimulai dengan laporan warga mengenai pencurian di rumah Roisudin Sayuri. Kapolsek menambahkan, "Awalnya kita dapat info dari warga di sekitaran TKP... pembantu takut, teriak, kabur ke rumah dan minta tolong ke warga."
Setelah menerima laporan, polisi dan anggota Brimob berhasil mendobrak pintu rumah untuk menangkap pelaku yang bersembunyi di dalam. Pelaku kemudian dibawa oleh pihak berwenang untuk pengembangan lebih lanjut.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: