BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 02 JANUARI 2026 • 09:55 WIB

Dampak Perubahan Iklim: Ancaman Tertinggi bagi Jakarta dan Kota Pesisir Lainnya

Dampak Perubahan Iklim: Ancaman Tertinggi bagi Jakarta dan Kota Pesisir LainnyaDampak Perubahan Iklim: Ancaman Tertinggi bagi Jakarta dan Kota Pesisir Lainnya

NASA baru-baru ini merilis peringatan terkait kenaikan permukaan air laut yang bisa mencapai 3-6 kaki (0,9-1,8 meter) pada akhir abad ini, mengancam banyak kota pesisir, termasuk Jakarta.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Dengan mencairnya es kutub akibat perubahan iklim, Jakarta kini menjadi satu dari sekian banyak kota yang berisiko tinggi tenggelam, mempengaruhi ratusan juta warga.

Problematika Banjir di Jakarta

Fenomena banjir yang kian sering melanda, terutama di wilayah Jabodetabek pada awal Maret 2025, memperlihatkan potensi bencana yang lebih besar di masa depan.

Setiap tahun, permukaan air di Jakarta meningkat sekitar 17 cm, menjadikan kota ini kian berisiko, terutama karena posisinya yang berada di dataran rendah.

Sebagai kota yang dulunya adalah rawa dan dikelilingi 13 sungai, Jakarta sangat rentan terhadap dampak dari naiknya permukaan air laut.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Upaya Pemerintah dan Kesiapan Masa Depan

Menghadapi ancaman banjir yang parah, pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Ibu Kota Nusantara (IKN), yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2045.

"Ibu kota baru yang dinamai IKN diprediksi akan rampung sepenuhnya pada 2045. Pada saat itu, IKN kemungkinan menjadi pelarian dari Jakarta yang tenggelam," menurut laporan dari Sciencing.

Upaya ini dianggap sebagai langkah preventif yang penting dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.

Kota-Kota Lain yang Terancam

Jakarta ternyata bukan satu-satunya kota yang terancam oleh perubahan iklim; sejumlah kota lain di seluruh dunia juga berisiko tenggelam.

Sebagai contoh, Alexandria, Miami, dan Lagos juga menghadapi ancaman yang serupa, sementara kota seperti Bangkok dan Kolkata tidak kalah dalam risiko akibat banjir musiman dan aktivitas manusia.

"Waktu manusia makin sedikit," ujar beberapa ilmuwan terkait situasi ini, menunjukkan bahwa tanpa langkah nyata, banyak kota pesisir bisa mengalami bencana besar.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Perubahan Iklim: Ancaman Tertinggi bagi Jakarta dan Kota Pesisir Lainnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!