Seruan Wali Kota untuk Mempertahankan Kerukunan di Surabaya pasca Kasus Nenek Elina
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengeluarkan seruan mengenai pentingnya menjaga kerukunan masyarakat di tengah kontroversi pengusiran nenek Elina Widjajanti yang berusia 80 tahun.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Pernyataan ini muncul setelah insiden yang melibatkan organisasi masyarakat di Surabaya, yang diharapkan dapat bersatu untuk mendukung keamanan dan ketertiban.
Dalam upayanya untuk mengatasi masalah sosial yang muncul, Eri Cahyadi mengumumkan rencana untuk mengadakan pertemuan dengan berbagai suku dan organisasi masyarakat di Surabaya pada awal Januari 2026.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kerukunan di tengah isu yang membelah.
Eri menekankan, "Warga yang mencintai Kota Surabaya pasti akan membantu menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah."
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Eri Cahyadi menegaskan bahwa konflik sosial seharusnya diselesaikan dengan mematuhi hukum yang berlaku, serta meminta masyarakat untuk menyerahkan penanganan kasus Elina kepada aparat kepolisian.
"Kedamaian di masyarakat harus dijaga dengan baik, dan masalah seperti ini tidak boleh diselesaikan secara kekerasan," ucapnya.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen Pemkot untuk menangani masalah dengan pendekatan yang lebih konstruktif.
Kasus pengusiran Nenek Elina yang terjadi di Dukuh Kuwukan, Lontar, Sambikerep, melibatkan sekitar 20 hingga 30 orang yang melakukan eksekusi secara paksa tanpa adanya putusan pengadilan.
Kuasa hukum Elina, Wellem Mintarja, mengungkapkan, "Ini jelas eksekusi tanpa adanya putusan pengadilan," menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran hukum yang terjadi.
Lebih lanjut, korban pengusiran juga mengalami trauma baik secara fisik maupun psikologis akibat insiden tersebut, yang diungkapkan melalui pernyataan Wellem, "Nenek ini sampai bibirnya berdarah," menandakan betapa kerasnya tindakan yang dilakukan.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: