Membedah Olahraga Saat Perut Kosong: Manfaat dan Risiko yang Perlu Diketahui
Banyak orang mengkhawatirkan dampak berolahraga dalam keadaan perut kosong. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik tanpa asupan makanan bisa membawa efek tertentu bagi tubuh.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Memahami efek dari olahraga saat perut kosong sangat penting, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari rutinitas kebugaran.
Olahraga dalam kondisi perut kosong, sering dikenal sebagai fasted training, dapat meningkatkan pembakaran lemak. Saat tidak mendapatkan glukosa dari makanan, tubuh beralih menggunakan lemak sebagai sumber energi utama.
Menurut sebuah studi dalam Journal of Physiology, individu yang berolahraga dalam keadaan perut kosong menunjukkan peningkatan oksidasi lemak, menandakan efisiensi tubuh dalam menggunakan lemak.
Selain itu, terdapat argumen bahwa latihan tanpa asupan makanan dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting untuk pengaturan gula darah dan metabolisme.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Namun, tidak semua efeknya positif. Berolahraga tanpa asupan makanan berisiko menyebabkan energy depletion atau penurunan energi, yang membuat banyak orang merasa lebih lelah dan kurang bertenaga.
Di samping itu, berolahraga dalam keadaan perut kosong meningkatkan risiko hipoglikemia. Tanda-tandanya mencakup pusing, berkeringat, dan gemetar, yang dapat membahayakan saat berolahraga.
Seorang ahli gizi memperingatkan, 'Berolahraga saat perut kosong tidak selalu ideal, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kesehatan tertentu atau yang sedang menjalani program pelatihan intens.'
Bagi beberapa orang, makan sedikit sebelum berolahraga bisa lebih bermanfaat. Makanan ringan seperti buah atau yogurt adalah pilihan yang baik untuk memberikan energi tanpa membebani perut.
Atlet atau individu yang melakukan latihan intensif disarankan untuk tidak berolahraga saat perut kosong. Mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein setelah olahraga juga krusial untuk pemulihan otot.
Seorang pelatih kebugaran menekankan, 'Kunci keberhasilan program latihan adalah menemukan keseimbangan yang tepat antara nutrisi dan aktivitas. Perhatikan bagaimana tubuhmu merespons sebelum mengubah rutinitas olahraga.'
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: