Pengakuan WHO untuk BPOM RI: Langkah Strategis bagi Kesehatan Indonesia
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI baru saja meraih status WHO Listed Authority (WLA) dari Organisasi Kesehatan Dunia, sebuah pencapaian berarti bagi Indonesia.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Dengan status ini, Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang diakui secara global dalam sistem regulasinya, memungkinkan produk farmasi dan vaksin untuk terdaftar dalam daftar rekomendasi WHO.
Perjalanan BPOM untuk mencapai status ini dimulai sejak tahun 2023, melibatkan evaluasi ketat berbasis sains dan data.
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menyatakan, "Status WHO Listed Authority merupakan bentuk pengakuan global atas kapasitas dan kredibilitas sistem regulasi BPOM."
Pencapaian ini mengindikasikan kerja keras seluruh elemen di BPOM dan industri farmasi yang telah berkontribusi dalam meraih status tersebut.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Dengan mendapatkan status WLA, Indonesia berpotensi meningkatkan produksi dalam negeri yang mendukung kemandirian obat dan vaksin.
Hal ini diharapkan dapat mendorong ekspor produk dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian negara.
Status ini juga memperkuat rantai pasokan dalam situasi darurat kesehatan, membangun sistem yang lebih tangguh dan responsif.
Status WLA membawa dampak positif pada reputasi Indonesia dalam diplomasi kesehatan global, meningkatkan kepercayaan dari negara lain.
Pencapaian ini dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan di Indonesia, penting untuk daya saing global di sektor kesehatan.
Taruna Ikrar menekankan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak sejarah bagi regulasi kesehatan nasional dan menegaskan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: