BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 15:41 WIB

Waspadai Bahaya Microsleep saat Berkendara Jauh

Waspadai Bahaya Microsleep saat Berkendara JauhWaspadai Bahaya Microsleep saat Berkendara Jauh

Microsleep adalah fenomena berbahaya yang sering dialami pengemudi saat menempuh jarak jauh. Tidur sejenak ini dapat mengakibatkan kecelakaan fatal dan dampak yang panjang bagi hidup seseorang.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Banyak pengemudi tidak menyadari bahwa kemampuan berkendara mereka dapat terpengaruh akibat microsleep, di mana mereka kehilangan kesadaran selama hitungan detik.

Apa Itu Microsleep?

Microsleep adalah keadaan singkat di mana seseorang tertidur dalam waktu sangat singkat dan biasanya terjadi saat merasa sangat lelah. Ini sering dialami oleh pengemudi yang melakukan perjalanan jauh tanpa istirahat yang cukup.

Gejala yang paling umum adalah mengantuk mendalam, mengangguk, atau hilang fokus saat berkendara. Pada kondisi ini, pengemudi tidak menyadari bahwa dia sudah tertidur sesaat dan menjadi tidak fokus.

Fenomena ini sering kali terjadi di jalan raya yang panjang dan monoton, di mana kurangnya gangguan membuat pengemudi lebih rentan kehilangan konsentrasi dan kontrol.

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Dampak Berbahaya dari Microsleep

Dampak dari microsleep dalam berkendara sangat serius. Penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan yang disebabkan oleh sakit akibat mengantuk sering kali lebih parah dibandingkan kecelakaan dari faktor lain.

Menurut data dari Korlantas Polri, sekitar 20-30% kecelakaan lalu lintas di Indonesia terjadi karena pengemudi yang mengantuk. Ini menunjukkan betapa besar risiko yang dihadapi para pengemudi jarak jauh.

Konsekuensi akibat kecelakaan ini tidak hanya material, tetapi juga dapat menyebabkan cidera serius, trauma, hingga kematian. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda microsleep menjadi sangat penting bagi keselamatan berkendara.

Cara Mencegah Microsleep Saat Berkendara

Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk menghindari microsleep. Pertama, pastikan Anda cukup tidur sebelum memulai perjalanan jarak jauh dan berhenti berkendara setiap beberapa jam untuk beristirahat.

Pengemudi juga tidak disarankan mengandalkan kopi atau minuman berkafein sebagai solusi untuk mengatasi kantuk, karena efeknya bersifat sementara dan dapat kembali menimbulkan rasa lelah.

Jika merasa mengantuk, sebaiknya berhenti di tempat aman, lakukan peregangan atau berjalan-jalan. Ini dapat membantu mengembalikan fokus dan semangat sebelum melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Waspadai Bahaya Microsleep saat Berkendara Jauh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!